TEPUNG MOCAF: Produksi turun karena gagal panen singkong

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 03 April 2012  |  16:53 WIB

 

SURABAYA: Industri tepung mocaf berbahan baku singkong di Jawa Timur mengalami penurunan volume produksi hingga 90%, menyusul kegagalan panen tanaman tersebut akibat tingginya curah hujan pada akhir 2011 hingga awal 2012.
 
Harga singkong di sentra tanaman tersebut di Jatim saat ini Rp900 per kg, dan diperkirakan akan turun bertepatan musim panen yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Sementara harga jual tepung mocaf  Rp5.000 per kg.
 
Cahyo Handriadi, Bendahara Koperasi Serba Usaha (KSU) Gemah Ripah Loh Jinawi—industri pemroses tepung mocaf di Trenggalek, Jawa Timur—mengakui tingginya curah hujan selama beberapa bulan lalu berdampak terhadap menggenangnya air di areal penanaman singkong, sehingga petani tidak dapat melakukan pemanenan.  
 
Kondisi tersebut, menurutnya, mengakibatkan volume pasokan singkong petani menjadi rendah, sementara sebagian petani lainnya di Kab. Trenggalek kini baru memulai melakukan penanaman komoditas itu. 
 
“Sampai saat ini masih sulit mendapatkan singkong, sehingga kegiatan produksi tepung mocaf di pabrik kami saat ini turun drastis. Kami hanya memproses bahan baku singkong 25 ton/bulan atau 10% dari kapasitas sebesar 250 ton/bulan,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.
 
KSU Gemah Ripah Loh Jinawi yang berlokasi di Desa Kerjo, Kec. Karangan, Kab. Trenggalek, Jatim, mengoperasikan pabrik tepung mocaf (modified cassava flour) sejak 2006 berupa tepung singkong yang dimodifikasi melalui proses fermentasi. 
 
Koperasi tersebut merupakan salah satu dari beberapa produsen tepung mocaf skala kecil di Kab. Trenggalek. 
 
Kabupaten tersebut diketahui merupakan sentra pertanaman singkong terkemuka di Jatim, dengan potensi areal budidaya seluas 25.000 hektare dan hasil panen sebanyak 500.000 ton per tahun sesuai data di Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Trenggalek. Masa tanam singkong hingga layak panen selama 10 bulan.
 
Cahyo menyebutkan harga singkong di Trenggalek saat ini Rp900/kg yang mengalami penurunan dibandingkan Januari lalu Rp1.000/kg. Sementara harga jual tepung mocaf Rp5.000/kg yang diserap produsen mie maupun penganan/kue.
 
“Dijadwalkan musim panen singkong di daerah kami akan berlangsung pada Juli mendatang,” paparnya. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A. Chevny

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top