Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA EMAS di medan bertahan tinggi

 
Andi Suhendri Rambe
Andi Suhendri Rambe - Bisnis.com 28 Februari 2012  |  17:47 WIB

 

MEDAN: Harga emas di pasar Medan bertahan tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan dari masyarakat.
 
Sejumlah penjual emas di Medan membenarkan harga emas  dengan kadar emas 99,9% masih bertahan pada kisaran Rp535.000 sampai Rp540.000 per gram.
 
Sementara itu, emas yang sudah dibentuk seperti gelang, cincin, dan mainan lain ditambah upah tukang antara Rp5.000-Rp10.000 per gram.
 
S. Ginting, Pemilik Tokok Emas Ginting Suka di Medan membenarkan harga emas bertahan tinggi karena permintaan dari masyarakat tetap besar. 
 
“Sekarang ini masyarakat mengalihkan deposito yang sudah turun bunganya menjadi investasi di emas dan properti. Dengan demikian, masyarakat merasa lebih nyaman dan aman menanamkan uangnya untuk emas,” ujarnya kepada Bisnis di Medan hari ini.
 
Dia mengakui, sebagian besar masyarakat membeli emas batangan yang harganya lebih murah sedikit karena tidak dikenakan upah tukang. Kalau emanya sudah berbentuk cincin, kata dia, harganya naik sedikit karena dibebani upah tukang antara Rp5.000 sampai Rp10.000 per gram. “Tergantung tingkat kesukaran bentuk yang diminta konsumen,” tuturnya.
 
Arban Simanjuntak, seorang pedagang emas di pusat Pasar Medan mengakui masyarakat saat ini lebih banyak membeli emas dibandingkan dengan menjual, walaupun harga bertahan tinggi. “Coba Anda cek satu per satu toko emas di pusat Pasar Medan ini. Lebih banyak membeli dibandingkan dengan menjual,” tuturnya.
 
Dia mengakui, masyarakat sudah semakin pintar menyebar investasinya. Menanamkan uang di Bank, kata dia, sudah tidak untung lagi karena suku bunga yang diberikan sudah di bawah inflasi.
 
“Jadi menabung di Bank sekarang ini bukan lagi mendapatkan bunga, namun sudah terbebani dengan biaya administrasi yang ditetapkan bank. Masyarakat hanya menempatkan uangnya secara terbatas di bank,” tuturnya.
 
Dia melihat, selain emas, masyarakat menginvestasikan dananya untuk rumah dan properti lainnya. Berapaun rumah dibangun di Medan saat ini, lanjutnya, semua diserap pasar. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top