249 Proyek rusunami telan Rp15 triliun

JAKARTA: Sebanyak 249 menara rumah susun sederhana milik (rusunami) diperkirakan masuk pasar properti pada tahun depan dengan nilai investasi mencapai Rp14,94 triliun.
Heri Faisal | 26 Desember 2010 08:55 WIB

JAKARTA: Sebanyak 249 menara rumah susun sederhana milik (rusunami) diperkirakan masuk pasar properti pada tahun depan dengan nilai investasi mencapai Rp14,94 triliun.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP-REI) Setyo Maharso mengatakan 249 menara tersebut telah mengantongi izin dari Pemprov DKI dan tinggal menunggu realisasi.

Jika 249 menara baru rusunami dapat direalisasikan seluruhnya pada 2011, terdapat lonjakan pertumbuhan yang signifikan atau sekitar 149% - 177% dibandingkan dengan realisasi pada 2010 yang hanya sekitar 90 100 unit menara.

Dengan asumsi nilai proyek setiap menara sekitar Rp50 miliar Rp60 miliar, target 249 menara tersebut membutuhkan investasi sekitar Rp12,45 triliun Rp14,94 triliun.

Itu [249 menara] setara dengan 49.000 unit satuan rumah susun [sarusun]. Proyek 249 menara ini belum termasuk pembangunan rusunami di kota-kota lain seperti Bandung sekitar empat proyek baru, Surabaya, dan Medan. Pada 2011, kata Setyo hari ini.

Selain rusunami, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berencana membangun sekitar 100 menara (twin block/TB) rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi anggota TNI/Polri, mahasiswa, pondok pesantren, dan buruh pabrik dengan nilai proyek sekitar Rp1,2 triliun.

Dengan banyaknya target pembangunan perumahan baru, terang Setyo, REI mendesak agar usulan pengadaan tabungan perumahan (taperum) bisa secepatnya terlaksana. Adapun, besaran taperum diusulkan sebesar 1% dari penghasilan bersih masyarakat.

Selain merupakan amanat UU Perumahan dan Kawasan Permukiman, bergulirnya taperum bisa mendorong meningkatnya alokasi dana murah pemerintah sebesar Rp17,55 triliun per tahun, jelasnya.

---------------------

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top