Noble akuisisi dua pabrik gula di Brazil

JAKARTA: Noble Grup Ltd, raksasa komoditas global yang berbasis di Hong Kong, mengakuisisi dua unit pabrik gula di Brazil, yakni Catanduva dan Potirendaba dengan total produksi tahunan 600.000 ton gula dan 300.000 metrik ton etanol senilai total US$950
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2010  |  12:34 WIB

JAKARTA: Noble Grup Ltd, raksasa komoditas global yang berbasis di Hong Kong, mengakuisisi dua unit pabrik gula di Brazil, yakni Catanduva dan Potirendaba dengan total produksi tahunan 600.000 ton gula dan 300.000 metrik ton etanol senilai total US$950 miliar.Dengan akuisisi tersebut, Noble kini menguasai 17,5 juta ton pasokan gula global. Kedua pabrik yang juga menghasilkan listrik 300.000 MWH itu dimiliki Cerradinho Holding S.A.,Cerradinho Acucar, Etanol e Energia S.A dan Usina Porto das Aguas Ltda."Kedua pabrik sama-sama beroperasi di Sao Paulo, Brazil. Catanduva memiliki kapasitas terpasang 4,6 juta ton dan Potirendaba 3,4 juta ton," tulis keterangan tertulis Noble dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Singapura, malam ini.Noble Group memiliki 150 kantor cabang yang tersebar di 38 negara. Pendapatannya per 30 September 2010 mencapai US$39 miliar, menjadikannya pemain komoditas terbesar di Asia. Akhir tahun lalu, Noble meraih peringkat Baa3 dari Moody's, BBB- dari Standard & Poor's dan Fitch.Akuisisi global yang dilakukan salah satu pemasok gula impor untuk Indonesia itu adalah kelanjutan aksi korporasi di bisnis pergulaan yang memang marak tahun ini, menyusul keyakinan tembusnya harga gula tahun depan hingga US$800 per ton akibat menurunnya produksi.Awal Juli lalu, Wilmar International Ltd (Singapura) mengakuisisi raksasa gula Australia, Sucrogen senilai US$1,47 miliar, disusul akuisisi PT Jawamanis Rafinasi. Serangkaian akuisisi itu melengkapi keputusan Wilmar sebelumnya untuk masuk menggarap lahan perkebunan tebu di Papua. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top