Meneropong pasar Playbook di Tanah Air

Komputer (PC) tablet mulai ramai sejak awal tahun ini diawali iPad besutan dari Apple. Lalu bermunculan tablet lainnya dari berbagai vendor seperti Dell Streak, Samsung Galaxy Tab, dan lainnya. Research in Motion (RIM) vendor Blackberry pun berencana
Yeni H. Simanjuntak | 16 Desember 2010 02:47 WIB

Komputer (PC) tablet mulai ramai sejak awal tahun ini diawali iPad besutan dari Apple. Lalu bermunculan tablet lainnya dari berbagai vendor seperti Dell Streak, Samsung Galaxy Tab, dan lainnya. Research in Motion (RIM) vendor Blackberry pun berencana untuk memasarkan Playbook yang rencananya akan diperkenalkan ke pasar pada awal tahun depan.

Meskipun belum ada data soal penjualan PC tablet di dalam negeri, tetapi telah cukup banyak orang yang menggunakan perangkat portabel itu, kendati harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

Beberapa analis memprediksikan penjualan RIM akan meningkat sebesar 41% pada 2011, jika perusahaan itu mengeluarkan Playbook. Para analis juga memperkirakan penjualan Playbook akan mencapai 1-8 juta unit pada tahun depan, tetapi sebagian analis lainnya meramalkan RIM hanya akan mampu menjual tablet berukuran 7 inchi itu paling banyak 1 juta unit pada 2011.

Itu baru pandangan dari para analis, yang mempridiksikan pasar global PC tbalet dari RIM yaitu Playbook yang direncakan dikelurkan pada awal tahun depan.

Estimasi lain dari para analis, menyatakan Playbook dapat terjual hingga US$1,1 miliar atau 4,8% dari US$22,8 miliar pendapatan RIM tahun depan.

Matius Robison, seorang analis di Wunderlich Securities di Denver, mengatakan Playbook cukup menarik karena satu keluarga dengan BlackBerry, smartphone yang cukup fenomenal yang telah dikenal semua masyarakat.

Vendor yang berbasis di Waterloo, Ontario, Kanada itu mengeluarkan Playbook dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna devices RIM bagi orang yang memiliki mobilitas tinggi untuk dalam mendukung kinerjanya.

Di sisi lain, RIM bermaksud untuk mengerem laju iPad dengan cara mengeluarkan produk sejenis yakni PC tablet Playbook ke dalam persaingan pasar tablet.

Kalah cepat

Blackberry boleh merajai di kelas ponsel pintar atau smartphone di tingkat global maupun di pasar Tanah Air, tetapi untuk pasar tablet, vendor asal Kanada ini harus mengakui tertinggal dari pesaingnya Apple yang lebih dulu mengeluarkan tablet iPad sejak April tahun ini.

iPhone cukup berat untuk merajai di kelas smartphone, karena ada Blackberry yang mendominasi, tetapi iPad telah menjadi pioner di kelas PC tablet.

RIM mengeluarkan iPad, kemungkinan untuk mengantisipasi pasar PC tablet, sehingga tidak akan didominasi oleh Apple saja.

Petinggi RIM selalu mengatakan bahwa Playbook lebih baik daripada iPad pada fitur-ritur tertentu seperti untuk bermain video, melalui Adobe Systems Inc teknologi Flash yang mendukung sebagian besar konten video online, sedangkan iPad tidak mendukung Flash.

Petinggi RIM menyatakan dominasi iPad di pasar tablet akan turun saat Playbook masuk ke pasar, sedangkan pihak Apple menanggapi bahwa Playbook memiliki ukuran layar yang terlalu kecil 7 icnhi, sedangkan iPad 9,7 icnhi.

Jeff Fidacaro, seorang analis dengan Susquehanna Finance di New York, mengharapkan RIM untuk mengapalkan 8 juta Playbook pada tahun depan.

RIM unggul di smartphone

Penggunaan sistem operasi (operating system/OS) Blackberry di Indonesia selama kuartal III/2010 naik hingga 70% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, sedangkan penggunaan OS Symbian, Windows Mobile, dan iPhone justru menurun.

Pertumbuhan OS tertinggi selama kuartal III/2010 ditempati oleh Android tumbuh sebesar 200% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Data International Data Corporation (IDC) mencatat sistem operasi lainnya pada smartphone seperti Symbian, iPhone, dan Windows Mobile selama kuartal III/2010 turun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Ini urutan pengguna OS pada smartphone dengan posisi pertama masih diduduki oleh Noki Symbian sebesar 50%, diikuti OS Blackberry 37% dan Andorid sebesar 10%, sedangkan Windows Mobile 2% dan iPhone OS (iOS) sebesar 1%.

Data IDC Indonesia menunjukkan penggunaan OS Symbian pada smartphone turun menjadi 50% selama kuartal III/2010 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 67%.

Penggunaan sistem operasi Blackberry selama kuartal II tahun ini di Tanah Air masih sebesar 23,7%, tetapi meningkat menjadi 37% pada kuartal berikutnya.

Peningkatan serupa juga dialami OS Android, yang naik dari 2,7% pada kuartal II tahun ini menjadi 10% pada kuartal berikutnya.

Sistem operasi yang menunjukkan penurunan penggunaan selama kuartal ketiga tahun ini antara lain Nokia Symbian, iOS, dan Windows Mobile.

Penggunaan iPhone OS di dalam negeri pada kuartal II/2010, kata dia, sebesar 2,1% turun menjadi 1% pada kuartal ketiga, sedangkan sistem operasi Windows Mobile turun menjadi 2% pada kuartal III/2010 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya 4,4%.

Akankah Playbook mampu menuai kesuksesan seperti pada smartphone? Kesuksesan RIM dalam menggarap segmen smartphone belum tentu akan dialami pada segmen pasar tablet melalui Playbook. Apalagi, iPad telah melakukan start terlebih dahulu. Hal lain yang menjadi pertimbangan, konsumen di Indonesia memiliki Blackberry karena keunggulan salah satu fitur Blackberry Messenger (BBM).

Tidak sedikit orang yang memiliki satu handset Blackberry dan satu handset lainnya dari Apple yakni iPhone.

Apakah orang yang telah memiliki blackberry akan tetap membeli Playbook atau iPad? Selain desain yang akan menjadi faktor kesuksesan Playbook, handset tersebut dikeluarkan dari vendor dengan brand yang sudah terkenal seperti halnya Apple. Namun, terdapat banyak faktor untuk memprediksikan pasar Playbook di Tanah Air pada tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top