Indomobil ambil alih bisnis anak usahanya

JAKARTA: PT Indomobil Sukses Internasional Tbk mengambil alih kegiatan bisnis utama anak usahanya PT Central Sole Agency (CSA) yang bergerak di bidang perdagangan umum, seperti ekspor dan impor suku cadang serta aksesori otomotif.
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 12 Desember 2010  |  10:24 WIB

JAKARTA: PT Indomobil Sukses Internasional Tbk mengambil alih kegiatan bisnis utama anak usahanya PT Central Sole Agency (CSA) yang bergerak di bidang perdagangan umum, seperti ekspor dan impor suku cadang serta aksesori otomotif.

Direktur Utama Indomobil Sukses Internasional Gunadi Sinduwinata mengatakan kegiatan usaha CSA akan dikonsentrasikan pada distribusi suku cadang, aksesoris dan produk otomotif lainnya. Ini cuma pengalihan konsentrasi, CSA akan fokus pada bidang distribusi, sedangkan seluruh penanganan kegiatan impor dan maupun ekspor suku cadang dan lainnya dilakukan oleh holding, ujarnya kepada wartawan, pekan lalu.Langkah tersebut, dia menyatakan sebagai upaya memperkuat kegiatan usaha perseroan di tengah persaingan industri otomotif yang kian ketat. Dengan asumsi pertumbuhan industri otomotif sebesar 10% pada 2011, dia memproyeksikan peningkatan produksi mobil akan mencapai 800.000 unit, sementara kendaraan roda dua mendekati angka 8 juta unit.Apabila pertumbuhan ekonomi dalam negeri lebih dari 6% tahun depan, Gunadi optimistis akselerasi pasar otomotif semakin cepat, sehingga pertumbuhan produksinya melebihi proyeksi yang diasumsikan.Tentu kalau pasar berkembang, kegiatan ekspor dan impor kita akan terus tumbuh, jelasnya.Tahun ini, perseroan dengan kode saham IMAS ini optimistis mampu membukukan penjualan sebesar Rp10 triliun.Sampai dengan kuartal III/2010, perseroan yang 69,8% sahamnya dikuasai PT Cipta Sarana Duta tersebut telah membukukan penjualan sebesar Rp7,49 triliun, naik lebih dari 55% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,82 triliun.Adapun laba bersih yang diraup hingga sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp361,81 miliar, melesat jauh dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu Rp134,17 miliar.Mengenai target penjualan tahun depan, Gunadi memproyeksikan antara Rp12 triliun hingga Rp14 triliun. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top