Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sering Disatroni China, Filipina Gelar Latihan Militer dengan AS di Sekitar LCS

Filipina dan Amerika Serikat (AS) akan mengadakan latihan militer gabungan di pulau-pulau Filipina yang menghadap Laut China Selatan dan Taiwan.
Jet tempur FA-50 Angkatan Udara Filipina terbang beriringan dengan pesawat bomber B-52H milik Amerika Serikat dalam patroli udara gabungan di wilayah Laut China Selatan, Senin (19/2/2024)./Facebook-Philippine Air Force
Jet tempur FA-50 Angkatan Udara Filipina terbang beriringan dengan pesawat bomber B-52H milik Amerika Serikat dalam patroli udara gabungan di wilayah Laut China Selatan, Senin (19/2/2024)./Facebook-Philippine Air Force

Bisnis.com, JAKARTA – Filipina dan Amerika Serikat (AS) akan mengadakan latihan militer gabungan bulan depan di beberapa lokasi penting termasuk pulau-pulau Filipina yang menghadap Laut China Selatan dan Taiwan, seiring dengan meningkatnya ketegangan dengan China di wilayah tersebut.

Melansir Reuters, Selasa (5/3/2024), Kolonel Angkatan Darat Filipina Michael Logico mengatakan latihan yang disebut Balikatan atau "bahu-membahu" ini akan berpindah dari kamp-kamp militer yang luas di pedesaan ke lokasi-lokasi di wilayah utara dan barat Filipina.

Langkah ini sejalan dengan pergeseran fokus Filipina dari pertahanan internal ke eksternal. Latihan tahun ini, yang sebelumnya disebut akan lebih besar daripada latihan 17.000 tentara tahun lalu, juga akan berfokus pada pelatihan keamanan siber dan perang informasi.

Logico mengatakan Batanes, provinsi pulau yang paling dekat dengan Taiwan, dapat kembali menjadi salah satu tempat latihan tahun ini. Namun dia menekankan bahwa kegiatan itu tidak akan difokuskan pada pulau yang diperintah secara demokratis itu.

"Wajar bagi kami untuk berlatih di daerah-daerah itu karena jika itu adalah bagian dari wilayah Filipina, di situlah kami mengibarkan bendera kami, di situlah daerah-daerah yang kami pertahankan," kata Logico.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri meskipun pulau itu menolak dan secara rutin menggelar operasi militer udara dan laut di dekat pulau itu.

Latihan ini juga akan mencakup daerah-daerah di provinsi Palawan di Laut China Selatan di mana sering terjadi bentrokan maritim antara Filipina dan China selama beberapa tahun terakhir.

"Ini adalah lokasi-lokasi yang memungkinkan kita untuk melakukan operasi bersama," kata Logico.

Sebelumnya, kapal China menabrak kapal coast guard (penjaga pantai) Filipina yang sedang melakukan misi pasokan ulang untuk pasukan di Laut China Selatan (LCS) pada Selasa (5/4/2024).

Juru bicara Penjaga Pantai Filipina (PCG) Jay Tarriela mengatakan bahwa kapal Philippine Coast Guard (PCG) mengalami kerusakan struktural ringan akibat tabrakan tersebut. Tarriella juga menuduh kapal China melakukan manuver berbahaya yang menyebabkan tabrakan terjadi.  

“Sekitar pukul 06.32, kapal CCG 21555 melakukan manuver penghadangan yang berbahaya terhadap kapal Penjaga Pantai Filipina (PCG) MRRV 4407, yang menyebabkan tabrakan kecil yang mengakibatkan kerusakan struktural dangkal pada lambung kapal PCG,” kata Tarriela melalui posting media sosial X (@jaytaryela).

Seperti tahun lalu, Logico mengatakan bahwa militer kedua negara akan melakukan latihan penenggelaman kapal.

Hubungan antara AS dan Filipina telah menghangat di bawah pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr, yang tahun lalu hampir melipatgandakan pangkalan yang bisa diakses oleh pasukan Amerika di bawah pakta pertahanan.

Pasukan Australia juga akan bergabung dalam latihan ini, sementara angkatan laut Prancis berpartisipasi untuk pertama kalinya. Prancis dan Filipina sama-sama mencari otoritas untuk menegosiasikan perjanjian militer.

Juru bicara angkatan bersenjata Filipina Francel Margareth Padilla mengatakan bahwa latihan tersebut akan berlangsung dari minggu ketiga bulan April hingga minggu pertama bulan Mei.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper