Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cak Imin Sentil Pemimpin Muda Instan, Siapa Dia?

Cak Imin menyinggung soal pemuda saat ini yang sukanya hal instan, termasuk menjadi pemimpin.
Panglima santri Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (kiri) didampingi pengasuh Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf (kanan) menyapa santri saat menjadi inspektur upacara meperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023 di Lapangan Butuh, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Minggu (22/10/2023). Di hadapan ribuan santri, Cak Imin menyampaikan agar semua santri siap menjadi pemimpin mulai tingkat kepala desa hingga presiden. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU
Panglima santri Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (kiri) didampingi pengasuh Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf (kanan) menyapa santri saat menjadi inspektur upacara meperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023 di Lapangan Butuh, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Minggu (22/10/2023). Di hadapan ribuan santri, Cak Imin menyampaikan agar semua santri siap menjadi pemimpin mulai tingkat kepala desa hingga presiden. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU

Bisnis.com, JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyinggung soal pemuda saat ini yang sukanya hal instan, termasuk menjadi pemimpin.

Cak Imin berguyon bahwa hal ini karena banyaknya anak muda yang memakan mi instan yang mengakibatkan lahirnya pemimpin instan.

“Kaum muda, yang jumlahnya besar sekali hari ini. Kita tahu karena kebanyakan makan mi instan, maka lahirnya lahir lah pemimpin-pemimpin instan,” kata Cak Imin di Ancol, Rabu (29/11/2023) malam.

Melihat fenomena ini, Ketua umum PKB ini berjanji untuk mengubah generasi muda agar tidak menyukai hal hal yang instan saja. Salah satu caranya adalah dengan mengubah struktur ekonomi dan mengubah cara kerja yang saat ini ada.

“insya Allah yang kita lakukan benar-benar akan membuat Indonesia jadi lebih baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Cak Imin juga menyenggol soal organisasi keagamaan yang sejak dulu berjuang bagi kemerdekaan bangsa Indonesia, namun saat ini negara tidak memberi perhatian lebih. Maka dari itu, dirinya berjanji akan menghargai dan memberikan perhatian bagi seluruh pejuang Indonesia agar mendapatkan haknya.

“Saya sama Mas Anies bersepakat insya allah perubahan yang paling pokok adalah seluruh pejuang-pejuang bangsa mendapatkan perhatian dan haknya untuk tumbuh dan berkembang buat bangsa kita,” tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper