Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Biden Desak Partai Republik Dukung RUU Bantuan untuk Ukraina

Joe Biden mendesak anggota Kongres dari Partai Republik mendukung RUU yang memberikan lebih banyak bantuan untuk Ukraina.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara di Gala Tahunan ke-46 Congressional Hispanic Caucus Institute di Washington, AS 21 September 2023. REUTERS/Kevin Lamarque
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara di Gala Tahunan ke-46 Congressional Hispanic Caucus Institute di Washington, AS 21 September 2023. REUTERS/Kevin Lamarque

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendesak anggota Kongres dari Partai Republik untuk mendukung rancangan undang-undang (RUU) yang memberikan lebih banyak bantuan untuk Ukraina.

Dilansir dari Reuters, Senin (2/10/2023), Biden berbicara setelah Kongres mengesahkan RUU sementara pada Sabtu (30/9/2023) yang memperpanjang pendanaan pemerintah selama lebih dari sebulan dan menghindari penutupan pemerintahan yang akan menyebabkan sebagian besar dari 4 juta pegawai pemerintah federal tidak mendapat gaji serta memotong berbagai layanan.

RUU yang disahkan dengan dukungan luas dari Partai Demokrat dan Republik, memicu Partai Republik garis keras Matt Gaetz berjanji untuk menggulingkan ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Republik, Kevin McCarthy.

Selama invasi Rusia ke Ukraina, AS telah menjadi pendukung utama Ukraina dan Biden berupaya menggalang dukungan dari seluruh dunia, serta negaranya sendiri, untuk mempertahankan dukungan tersebut.

"Dalam kondisi apa pun, kita tidak bisa membiarkan dukungan Amerika terhadap Ukraina terganggu. Saya sepenuhnya mengharapkan pembicara untuk menjaga komitmennya untuk mengamankan jalur tersebut dan dukungan yang diperlukan untuk membantu Ukraina ketika mereka mempertahankan diri dari agresi dan kebrutalan," katanya kepada wartawan di Gedung Putih.

Biden meyakinkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama kunjungannya ke Washington bulan lalu bahwa dukungan kuat AS untuk mengusir penjajah Rusia akan tetap dipertahankan meskipun ada tentangan dari beberapa anggota parlemen Partai Republik.

Dia juga mendesak Partai Republik untuk bergerak cepat guna menghindari krisis lain pada bulan November.

"Keterbatasan ini harus diakhiri. Dan tidak boleh ada krisis lagi," katanya. (Andy Repi)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper