Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Diduga karena Kelaparan

Satu keluarga tewas di satu rumah di Kalideres, Jakbar karena diduga tidak makan berhari-hari
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 November 2022  |  21:55 WIB
Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Diduga karena Kelaparan
Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Diduga karena Kelaparan. Rumah satu keluarga yang tewas yang berlokasi di perumahan Citra Satu Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022) (ANTARA - Walda)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat memeriksa sedikitnya empat orang saksi perihal penemuan jenazah satu keluarga di Perumahan Citra Satu, Kalideres, Jakarta Barat. Mereka meninggal dalam kondisi diduga lama tidak makan alias kelaparan.

"Ada empat saksi yang sudah kita periksa. Pihak RT dan tetangga sekitar," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat, 11 November 2022.

Dia menjelaskan, Ketua RT setempat diperiksa lantaran bertindak sebagai orang pertama yang menemukan jenazah di dalam rumah.

Sementara itu, tiga orang tetangga lainnya dimintai keterangan guna melengkapi fakta dalam proses penyelidikan. Tidak hanya memeriksa empat saksi, polisi juga telah berupaya mencari rekaman kamera CCTV di lokasi.

"Setelah kita periksa, tidak ada kamera CCTV di lokasi," jelas dia.

Hingga saat ini, prosesor penyelidikan masih berlangsung. Pasma pun tidak menutup kemungkinan akan memeriksa lebih banyak saksi untuk kepentingan penyelidikan.

Ketua RT cium bau busuk dari dalam rumah

Sebelumnya, penemuan itu berawal ketika Ketua RT setempat mencium bau busuk dari dalam rumah korban, pada Kamis (11/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Ketua RT pun melapor ke Polsek Kalideres terkait temuan bau busuk itu. Bersama dengan polisi, Ketua RT akhirnya memaksa masuk ke dalam rumah tersebut. "Saat itu pagar rumah dan pintu utama terkunci," kata Pasma.

Ketika pintu utama dibuka, petugas mendapati empat mayat di tiga ruangan berbeda yakni ruang tamu, kamar tengah dan ruang belakang. Tiga dari 4 korban meninggal itu telah berusia sepuh.

"Untuk mayat yang ditemukan dalam nama di kartu keluarga bahwa identitas atas nama RY usia 71 tahun dan RN usia 68 tahun dan DF adalah anaknya perempuan berusia 42 tahun dan BG usia 69 tahun merupakan ipar dari bapaknya," kata Pasma.

Setelah mayat ditemukan, polisi langsung melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi. Setelah itu, keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk proses autopsi. Hingga saat ini, polisi masih memeriksa beberapa saksi dan melakukan penjagaan di tempat kejadian perkara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi kelaparan meninggal

Sumber : Tempo

Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top