Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Diretas, Unggahan Sujud Ampun Jajaran Polres Malang Kota Sempat Dihapus

Akun twitter Polres Kota Malang @polrestamakota diretas, unggahan sujud ampun atas tragedi Kanjuruhan sempat dihapus, tapi sudah diunggah ulang.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 11 Oktober 2022  |  15:51 WIB
Diretas, Unggahan Sujud Ampun Jajaran Polres Malang Kota Sempat Dihapus
Diretas, Unggahan Sujud Ampun Jajaran Polres Malang Kota Sempat Dihapus - Sosial media Polres Malang Kota

Bisnis.com, JAKARTA - Akun twitter Polres Kota Malang @polrestamakota mengaku diretas oleh orang tak dikenal. Akibatnya adalah unggahan soal permintaan maaf atas tragedi Kanjuruhan, Malang, dihapus oleh si peretas.

Akun @polrestamakota pun kembali mengunggah foto Anggota Polresta Malang yang sujud bersama, sebagai bentuk permintaan maaf atas tragedi Kanjuruhan.

Dalam pernyataan di Twitternya, Polresta Malang mengaku diretas. Akibatnya ada perubahan pada laman profil dan postingan akun tersebut.

"Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut dan berharap tidak ada kejadian serupa terulang kembali," seperti tertulis dalam unggahan @polrestamakota, Selasa (11/10/2022).

Dalam unggahannya itu, pihak Polresta Malang juga mengaku berjanji untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

"Mohon ampun kami kepada-Mu ya Rabb atas peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober silam. Tak lupa permohonan maaf juga kami haturkan kepada korban dan keluarganya beserta Aremania Aremanita," tulis permintaan maaf Polresta Malang.

Adapun, Pada Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Kerusuhan semakin membesar, dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang korban meninggal dunia akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebanyak 131 orang, sementara 440 orang mengalami luka ringan dan 29 orang luka berat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tragedi Kanjuruhan malang peretas
Editor : Aprianus Doni Tolok

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top