Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vladimir Putin Sambut "Pengkhianat" AS dengan Tangan Terbuka

Vladimir Putin memberikan perlindungan penuh kepada seorang pria yang disebut telah jadi pengkhiat AS.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 27 September 2022  |  11:18 WIB
Vladimir Putin Sambut "Pengkhianat" AS dengan Tangan Terbuka
Vladimir Putin
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Presiden Rusia, Vladimir Putin, kembali memberi isyarat jika dirinya menyambut "pengkhiat" AS dengan tangan terbuka.

Bagaimana tidak, setelah diberikan izin tinggal selama dua tahun, sang pengkhianat tersebut kini dikabarkan sudah mendapat kewarganegaraan Rusia.

Dilansir dari Al Arabiya, Presiden Vladimir Putin pada hari Senin memberikan kewarganegaraan Rusia kepada mantan kontraktor intelijen AS bernama Edward Snowden.

Pemberian kewarganegaraan ini dilakukan sembilan tahun setelah Snowden disebut membocorkan skala operasi pengawasan rahasia oleh Badan Keamanan Nasional (NSA).

Snowden yang saat ini berusia 39 tahun, melarikan diri dari Amerika Serikat dan diberi suaka di Rusia.

Snowden lari ke Rusia karena terbukti telah membocorkan file rahasia AS yang mengungkapkan operasi pengawasan domestik dan internasional yang dilakukan oleh NSA pada tahun 2013.

Pihak berwenang AS selama bertahun-tahun ingin dia kembali ke Amerika Serikat untuk menghadapi pengadilan pidana atas tuduhan spionase.

Namun, pria yang dijuluki sebagai pengkhianat Amerika Serikat tersebut tak menghiraukannya dan hidup bahagia di Rusia.

Sampai beberapa waktu lalu, mencuat kabar jika Rusia telah memberikan kewarganegaraan kepada Edward Snowden yang membuatnya sah jadi penduduk Vladimir Putin.

Pada tahun 2020, Rusia memberikan hak tinggal permanen kepada Snowden. Ini membuka jalan baginya untuk mendapatkan kewarganegaraan Rusia.

Sementara dari keterangan pihak Rusia, setelah dilakukan penelusuran, mereka mengatakan jika Edward Snowden bukan pengkhianat karena tidak sengaja membocorkan data intelijen AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia vladimir putin amerika serikat

Sumber : Al Arabiya

Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top