Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Isu Prabowo Dijegal Jadi Capres, Gerindra Serahkan ke Jalur Hukum

Gerindra menyerahkan proses pengungkapan penjegal Prabowo lewat jalur hukum.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 22 September 2022  |  07:25 WIB
Isu Prabowo Dijegal Jadi Capres, Gerindra Serahkan ke Jalur Hukum
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. JIBI - Bisnis/Sholahudin Al Ayubbi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menolak mengungkapkan sosok di balik penjegal Prabowo Subianto jadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Dasco mengatakan pihaknya tak ingin membuat keributan. Gerindra, kata dia, akan menyerahkan proses pengungkapan penjegal Prabowo lewat jalur hukum. Apalagi, lanjutnya, penjegalan Prabowo dilakukan secara sistematis.

“Kami lebih banyak tidak mau berspekulasi di ranah publik. Kami akan serahkan ke jalur hukum karena proses-proses atau upaya apa dilakukan ini berlangsung secara sistematis,” ujar Dasco, dikutip Kamis (22/9/2022).

Dia menerangkan, upaya penjegalan Prabowo dilakukan dengan pasangan baliho-baliho. Dasco menjelaskan, konten dalam baliho tersebut sekilas terkesan positif namun hasilnya berdampak buruk terhadap elektabilitas Prabowo.

“Ya saya susah kalau kemudian menjelaskan narasi [baliho]nya. Lebih baik nanti diproses hukumnya itu kan akan dikaji oleh aparat penegak hukum mengenai apa,” jelasnya.

Dasco mengungkapkan, saat mengetahui baliho-baliho tersebut, para pimpinan pusat  Gerindra langsung instruksikan para kadernya untuk menurunkannya. Tak hanya itu, para kader juga disuruh melapor ke pihak berwajib karena baliho dipasang tanpa izin Gerindra.

Sebelumnya, Dasco mengatakan baliho tersebut tersebar di daerah basis pemilih Prabowo, seperti Sumatera Barat, Aceh, Kalimantan Selatan, dan Madura. dia juga mengaku sudah mengetahui pelakunya, meski tak mau mengungkapnya.

Saat ditanya apakah aktornya dari partai politik atau non-partai politik, Dasco juga diam. Dia hanya memberi petunjuk, menurutnya pelaku memiliki banyak uang.

 “Karena kan kalau secara masif, dia itukan mengorganisir orang banyak, dananya juga banyak. Ya kita tahu, tapi ya sudahlah,” ujar Dasco kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gerindra Pilpres 2024 prabowo subianto
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top