Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aturan PPKM Pulau Jawa-Bali Periode 2—15 Agustus 2022

Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia hingga 15 Agustus 2022.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  10:09 WIB
Pengunjung di wisata Ancol, Jakarta, sudah tidak mengenakan masker, Kamis (19/5/2022)  -  Pernita Hestin Untari
Pengunjung di wisata Ancol, Jakarta, sudah tidak mengenakan masker, Kamis (19/5/2022) - Pernita Hestin Untari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia hingga 15 Agustus 2022.

Aturan perpanjangan PPKM itu tertuang dalam Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada Kondisi Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan Inmendagri tersebut, diketahui bahwa seluruh kabupaten dan kota di Pulau Jawa masih berada dalam PPKM level 1.

Berikut aturan lengkap PPKM Level 1 

Pembelajaran

Pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam.

Kegiatan Nonesensial

Kemudian, pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan maksimal 100 persen work from office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Sektor Esensial

Sedangkan pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina, serta industri orientasi ekspor dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 100 persen untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan 75 persen untuk pelayanan administrasi.

Supermarket dan Pasar Tradisional

Untuk supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas pengunjung 100 persen.

Apotek atau toko obat diperbolehkan untuk beroperasi selama 24 jam.

 

1 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PPKM Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top