Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusia Bersihkan Ranjau di Azovstal, Warga Sipil Jadi Tameng Ukraina

Rusia membersihkan ranjau di Azovstal yang sebelumnya direbut dari militan Ukraina.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  13:40 WIB
Misil Rusia membombardir pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina - New York Times
Misil Rusia membombardir pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina - New York Times

Bisnis.com, JAKARTA – Pasukan Rusia terus menggempur fasilitas militer Ukraina dalam operasi khusus yang memasuki bulan ketiga.

Pada hari ini dilaporkan angkatan bersenjata Ukraina telah menempatkan artileri dan MLRS di gedung dan hanggar pabrik gas langka di wilayah Luhansk.

Menurut versi Rusia, pabrik tersebut diketahui dipakai untuk menyandera secara paksa karyawan dan penduduk lokal di fasilitas bawah tanahnya.

Dalam laporan lain, Unit teknik Angkatan Bersenjata Rusia membersihkan ranjau di wilayah pabrik Azovstal di Mariupol. 

Selain itu, terdapat rekaman yang direkam oleh pilot pesawat tempur Su-35S dan awak howitzer self-propelled Giatsint-S 152 mm terkait penembakan Belozerk di Wilayah Kherson oleh nasionalis Ukraina.

Diketahui jika rudal Rusia yang berbasis di Wilayah Zhitomir telah menghancurkan senjata dan peralatan militer Brigade Serangan Gunung ke-10 angkatan bersenjata Ukraina.

Selain itu, pasukan rudal dan artileri telah mengenai 73 pos komando, 578 area konsentrasi personel dan peralatan militer AFU, serta 37 unit artileri dan mortir, tiga tank dan kendaraan tempur infanteri lapis baja, peluncur roket berganda 5Grad, dan tiga depot amunisi telah dihancurkan.

Dalam informasi lain, lebih dari 510 ton kebutuhan pokok dan makanan telah diserahkan kepada penduduk wilayah Kharkiv dan Kherson dalam semalam. Lebih dari 13.000 orang telah dievakuasi ke Rusia dari daerah berbahaya di Ukraina dan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top