Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 23 Mei, Ini Aturan Makan di Resto

Warga di daerah dengan PPKM Level 1 dapat makan/minum di tempat sebesar 100 persen dari kapasitas, tetapi jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 10 Mei 2022  |  13:22 WIB
rnPengunjung berada di dalam mal Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (3/11/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 1312 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu Covid-19 yang berlaku mulai 2-15 November 2021, salah satunya adalah kapasitas pusat perbelanjaan atau mal diizinkan hingga 100 persen dan beroperasi hingga pukul 22.00 waktu setempat. ANTARA FOTO - Aprillio Akbar\r\n
rnPengunjung berada di dalam mal Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (3/11/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 1312 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu Covid-19 yang berlaku mulai 2-15 November 2021, salah satunya adalah kapasitas pusat perbelanjaan atau mal diizinkan hingga 100 persen dan beroperasi hingga pukul 22.00 waktu setempat. ANTARA FOTO - Aprillio Akbar\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan peraturan teknis terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Luar Jawa Bali hingga 23 Mei 2022.

Dikutip dari salinan Inmendagri, pada Selasa (10/5/2022), pemerintah pun resmi memperpanjang PPKM di Luar Jawa dan Bali hingga dua minggu ke depan.

“Instruksi Menteri ini mulai berlaku pada 10 Mei 2022 sampai tanggal 23 Mei 2022,” demikian tulis Inmendagri tersebut, Selasa (10/5/2022).

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal mengatakan dalam perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 25 Tahun 2022 tidak tercantum daerah yang mendapatkan kategori PPKM level 4.

Inmendagri 25/2022 mengatur kategori PPKM setiap daerah di luar Jawa-Bali. Untuk daerah PPKM level 1 saat ini berjumlah 88, sementara daerah PPKM level 2 menjadi sebanyak 276 daerah, dan daerah level 3 berjumlah 22 daerah.

Dalam pelaksanaannya, sektor esensial (Posyandu), untuk level 3, 2, dan 1 dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Untuk restoran, rumah makan dan kafe di daerah level 3, maka dapat melayani makan ditempat/dine in dibatasi jam operasional sampai Pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen dan 2 orang per meja.

Untuk daerah level 2, dapat melayani makan/minum di tempat sebesar 75 persen dengan jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat dan layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat. Adapun, untuk restoran yang hanya melayani pesan antar/dibawa pulang dapat beroperasi selama 24 jam

Untuk daerah level 1, dapat makan/minum di tempat sebesar 100 persen dari kapasitas, tetapi jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat. Kemudian, untuk layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan jam 22.00 waktu setempat, tetapi untuk restoran yang hanya melayani pesan antar/dibawa pulang dapat beroperasi selama 24 jam

Selanjutnya, di pusat perbelanjaan/mall/pusat Perdagangan di daerah level 3 dapat beroperasi 50 persen pada Pukul 10.00 hingga 21.00 waktu setempat. Untuk level 2, jam operasional sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 75 persen.

Adapun, untuk daerah level 1, jam operasional sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 100 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali PPKM
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top