Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Bantah Bantu Ukraina Hancurkan Kapal Moskva Rusia

AS membantah memberikan informasi lokasi kapal Moskva kepada Ukraina dengan tujuan dihancurkan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 07 Mei 2022  |  04:09 WIB
Kapal Moskva tenggelam pada Jumat (15/4/2022), di Laut Hitam, tepatnya di suatu tempat di dekat pelabuhan Odesa, Ukraina, pada saat kebakaran. - Istimewa
Kapal Moskva tenggelam pada Jumat (15/4/2022), di Laut Hitam, tepatnya di suatu tempat di dekat pelabuhan Odesa, Ukraina, pada saat kebakaran. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Amerika Serikat (AS) membantah laporan yang menyebutkan bahwa AS membantu Ukraina menenggelamkan kapal penjelajah rudal Rusia, Moskva, pada bulan lalu.

Juru Bicara Pentagon, John Kirby mengatakan bahwa AS tidak pernah memberikan informasi kepada Ukraina agar bisa menyerang kapal Moskva.

"Kami tidak terlibat dalam keputusan Ukraina untuk menyerang kapal atau dalam operasi yang mereka lakukan. Kami tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang niat Ukraina untuk menargetkan kapal," katanya dikutip dari Aljazeera, Jumat (6/5/2022).

Sebelumnya, seorang pejabat Amerika mengatakan bahwa Ukraina sendiri yang memutuskan untuk menargetkan dan menenggelamkan kapal utama Armada Laut Hitam Rusia menggunakan rudal antikapalnya sendiri.

Namun, mengingat serangan Rusia di garis pantai Ukraina berasal dari laut, AS telah mengerahkan bantuan intelijen yang memberikan inforrmasi terkait lokasi kapal-kapal Rusia tersebut. 

Kirby menilai, Ukraina mengumpulkan semua informasi yang mereka dapatkan dari sekutunyadan akhirnya mengambil keputusan sendiri untuk menyerang Rusia.

"Ukraina menggabungkan informasi yang kami dan mitra lain berikan dengan intel yang mereka kumpulkan sendiri dan kemudian mereka membuat keputusan sendiri dan mereka mengambil tindakan mereka sendiri," kata Kirby.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina

Sumber : Aljazeera

Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top