Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Boyamin Jabat Direktur di Perusahaan Milik Terdakwa Kasus Korupsi

Boyamin tercatat sebagai Direktur PT Bumirejo yang merupakan perusahaan milik Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 26 April 2022  |  14:52 WIB
Boyamin Jabat Direktur di Perusahaan Milik Terdakwa Kasus Korupsi
Boyamin Saiman - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menceritakan awal mula dirinya memperoleh jabatan strategis di PT Bumirejo.

Boyamin tercatat sebagai Direktur PT Bumirejo yang merupakan perusahaan milik Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono. Dia secara formal masuk ke Bumirejo pada 2018. Saat itu, perusaahaan yang berdiri pada 1982 itu memiliki kredit macet di banyak bank.

“Maka diambil alih semuanya oleh orang tuanya [Budhi] karena pemegang saham itu namanya Pak Sugeng Budhiarto [ayah Budhi],” katanya di Gedung KPK usai memberikan keterangan sebagai saksi, Selasa (26/4/2022).

Boyamin menjelaskan bahwa kondisi invalid tersebut terjadi sejak 2014. Dia lalu diminta untuk menjadi direktur untuk mengurusi utang-piutang.

Dia bersedia menjadi direktur karena Budhi sudah tidak mengurusinya. Boyamin kemudian membenahi segala masalah internal.

Selain itu, Boyamin mengaku ditunjuk sebagai direktur untuk mengurusi utang perusahaan di sebuah bank BUMN. Bank tersebut tidak mau berurusan dengan kuasa hukum, melainkan kepada pengurus korporasi.

Honor yang Boyamin terima Rp5 juta per bulan. Nominal tersebut tidak berubah sampai sekarang.

Sementara itu, Boyamin mengaku tidak tahu-menahu terkait kasus perusahaan dengan terjeratnya Budhi sebagai tersangka. Dia hanya fokus pada utang-piutang.

“[Utang Bumirejo] Rp40 miliar di BPD. Di Bank Mandiri itu Rp10 miliar sama Rp7 miliar. Jadi total Rp57 miliar. Bumirejo ada tagihan di PUPT hanya Rp27 miliar,” jelasnya.

Adapun Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang. KPK sudah menyita aset senilai Rp10 miliar.

Kasus tersebut merupakan pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi. Budhi didakwa menerima duit senilai Rp26,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK maki
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top