Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cek Fakta : Vaksin Covid-19 Novavax Mengandung DNA Laba-laba

Narasi tersebut menjelaskan bahwa vaksin Novavax tidak aman bagi manusia karena mengandung ngengat dan DNA laba-laba, dan mengklaim lebih dari 200 kasus efek samping yang serius dari vaksin Novavax telah dilaporkan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 Maret 2022  |  13:53 WIB
Cek Fakta : Vaksin Covid-19 Novavax Mengandung DNA Laba-laba
Ilustrasi - twitter.com/@adarpoonawalla

Bisnis.com, JAKARTA - Beredar sebuah klaim tentang vaksin Covid-19 yang dibuat oleh perusahaan farmasi terbesar di Amerika Serikat yaitu Novavax.

Unggahan narasi tersebut menjelaskan bahwa vaksin Novavax tidak aman bagi manusia karena mengandung ngengat dan DNA laba-laba, dan mengklaim lebih dari 200 kasus efek samping yang serius dari vaksin Novavax telah dilaporkan.

Faktanya, klaim tersebut keliru dan tidak berdasar. Dikutip dari laman resmi Kominfi, Nuvaxovid atau vaksin Novavax telah disetujui sebagai vaksin yang aman untuk digunakan oleh otoritas kesehatan di sejumlah negara termasuk Korea Selatan.

WHO menyatakan pada 21 Desember 2021 bahwa mereka telah secara menyeluruh menilai data tentang keamanan dan kemanjuran vaksin Nuvaxovid serta telah merekomendasikan penggunaannya untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Selanjutnya, Jung Jae-hun, seorang Profesor di Fakultas Kedokteran dan Sains Universitas Gachon, mengatakan "tidak ada kemungkinan bahwa Nuvaxovid mengandung bentuk DNA apapun”.

Jung menambahkan, meski sel serangga atau ngengat dapat digunakan untuk menghasilkan protein lonjakan, tetapi sel-sel ini dihilangkan selama proses pembuatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Vaksin Booster Sertifikat vaksin Novavax Vaksin Booster Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top