Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Novavax Mulai Proses Membuat Vaksin untuk Omicron

Novavax Inc mulai proses membuat vaksin untuk varian Virus Corona Omicron yang terdeteksi di Afrika Selatan.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 27 November 2021  |  17:51 WIB
Ilustrasi - twitter.com/@adarpoonawalla
Ilustrasi - twitter.com/@adarpoonawalla

Bisnis.com, JAKARTA - Novavax Inc mulai proses membuat vaksin untuk varian Virus Corona Omicron yang terdeteksi di Afrika Selatan dan baru-baru ini Belgia.

“Perusahaan akan menyiapkan suntikan untuk pengujian dan pembuatan dalam beberapa minggu ke depan. Pekerjaan awal akan memakan waktu beberapa minggu," kata juru bicara perusahaan Novavax dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (27/11/2021).

Dalam keterangannya, vaksin Covid-19 Novavax versi baru mengandung protein yang tidak mengakibatkan efek samping, tetapi dapat memicu sistem kekebalan.

Pengembang vaksin melaporkan telah mulai mengembangkan protein khusus berdasarkan urutan genetik varian yang diketahui B.1.1.529.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian Omicron dengan status waspada, label yang hanya diberikan kepada empat varian hingga saat ini.

Vaksin Novavax menerima persetujuan penggunaan darurat pertamanya awal bulan ini di Indonesia dan diikuti oleh Filipina.

Pihak perusahaan mengatakan dalam proses untuk mengajukan persetujuan di Amerika Serikat pada akhir tahun. Mereka juga telah mengajukan persetujuan pada European Medicines Agency.

Pengembang vaksin lain, BioNTech SE, Johnson & Johnson dari Jerman, mengatakan sedang menguji efektivitas suntikan terhadap Virus Corona varian baru.

Adapun, perusahaan Inovio Pharmaceuticals Inc menyatakan telah mulai menguji kandidat vaksin INO-4800untuk mengevaluasi efektivitas terhadap varian baru. Perusahaan ini memperkirakan pengujian akan memakan waktu sekitar dua minggu.

Inovio juga sedang merancang kandidat vaksin baru yang secara khusus menargetkan Omicron.

"Awal bulan ini, Inovio melanjutkan uji coba tahap akhir vaksinnya di Amerika Serikat setelah 14 bulan ditahan secara klinis," kata Wakil Presiden senior R&D Inovio, Kate Broderick.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top