Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klarifikasi PSI soal Jual Murah Minyak Goreng Rp10 Ribu per Liter 

PSI mengatakan bahwa pihaknya melakukan subsidi minyak goreng, lalu menjualnya dengan harga Rp10 ribu per liter untuk kegiataan bazaar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Maret 2022  |  08:22 WIB
Ilustrasi Minyak goreng merekFortune - bulogmart.bulogjatim.com
Ilustrasi Minyak goreng merekFortune - bulogmart.bulogjatim.com

Bisnis.com, SOLO - DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi mendapat sorotan dari masyarakat setelah menggelar pasar murah di Perumahan KSB.

Netizen mempertanyakan kemudahan akses PSI mendapatkan ratusan minyak goreng yang dijual dengan harga Rp10 ribu per liter.

Menanggapi kecurigaan, Ketua DPD PSI Bekasi Muhammad Syahril mengatakan bahwa minyak goreng yang mereka jual murah, dibeli dari pedagang tradisional di Bekasi. 

"Lebih dari 10 pedagang kami beli secara bergantian dan harga yang kami bayar juga harga jual saat ini, bukan harga subsidi pemerintah," kata Syahril dikutip dari Tempo.

Syahril menjelaskan, PSI membeli minyak goreng dari para pedagang dengan harga Rp 17 hingga 18 ribu per liter. 

Pihaknya lalu melakukan subsidi sebesar Rp 7-8 ribu per liter, sehinga minyak goreng bisa dijual dengan harga yang murah. 

Dana subsidi pun dikumpulkan dari urunan pengurus, kader, dan juga simpatisan yang secara rutin mengirimkan donasi ke rekening DPD PSI Kabupaten Bekasi. 

"Dan puji syukur, Alhamdulillah sampai saat ini sudah hampir 2.000 liter kami jual dengan harga subsidi," kata Syahril. 

Penyelenggaraan pasar murah tersebut akan dilakukan rutin oleh PSI setiap akhir pekan. 

Syahril berharap aksi yang dilakukan partainya dapat meringankan beban masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng harga minyak gorang bazar minyak goreng murah partai solidaritas indonesia

Sumber : Tempo

Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top