Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden AS Biden Bakal Beri Bantuan Militer ke Ukraina Senilai $600 Juta

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menandatangani memorandum untuk memberikan bantuan militer langsung ke Ukraina senilai $600 juta.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 26 Februari 2022  |  18:58 WIB
Presiden AS Joe Biden dalam pengumuman resmi Dewan Gubernur The Fed di Eisenhower Executive Office Building, Washington, Selasa (22/11/2021) -  Bloomberg / Samuel Corum
Presiden AS Joe Biden dalam pengumuman resmi Dewan Gubernur The Fed di Eisenhower Executive Office Building, Washington, Selasa (22/11/2021) - Bloomberg / Samuel Corum

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menandatangani memorandum untuk memberikan bantuan militer langsung ke Ukraina senilai $600 juta.

Perintah tersebut mengarahkan Menteri Luar Negeri Antony Blinken untuk memberikan bantuan militer langsung ke Ukraina hingga $250 juta dalam bentuk bantuan tanpa memperhatikan ketentuan hukum apa pun.

Kemudian, $350 juta dialokasikan dalam artikel dan layanan pertahanan Departemen Pertahanan, dan pendidikan dan pelatihan militer.

Adapun, sebanyak 28 negara, termasuk AS dan Inggris, telah setuju untuk mendukung Ukraina dengan memberikan lebih banyak senjata senjata dan pasokan lainnya, seperti pasokan medis dan bantuan lainnya ke Ukraina dalam memerangi invasi Rusia. Demikian yang dilaporkan Sky News.

Sementara itu, setelah percakapan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa "senjata dan peralatan dari mitra kami sedang dalam perjalanan."

Berdasarkan laman Facebook Kementerian Dalam Negeri Ukraina, mengumumkan kepada penduduk untuk berhati-hati. Pasalnya pertempuran aktif telah terjadi di jalan-jalan Ibu Kota.

“Untuk perhatian penduduk Ibu Kota. Pertempuran aktif terjadi di jalan-jalan kota kami. Harap tetap tenang dan berhati-hati,” tulis laman facebook kementerian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (26/2/2022).

Kementerian juga meminta penduduk untuk tetap berada pada tempat persembunyiannya. Bagi warga yang berada di rumah juga diminta menghindari jendela dan menuju balkon.

“Sembunyi di dalam ruangan, seperti di kamar mandi, dan tutupi diri Anda dengan sesuatu yang akan mencegah cedera akibat pecahan peluru. Jika Anda mendengar sirine, segera pergi ke shelter terdekat!”

Kementerian melaporkan bahwa dua target Rusia telah ditembak jatuh di area pasukan gabungan. Ukraina juga menggunakan sistem rudal antipesawat S-300 dan Su-25 untuk melawan serangan Rusia.

Selain itu, Su-27 Ukraina diklaim berhasil menyerang pesawat angkut IL-76 MD milik pasukan Rusia. Selain itu, Su-25 yang dioperasikan Rusia juga ditembak jatuh oleh pilot Su-27 Ukraina.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Perang Rusia Ukraina
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top