Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pekan Depan, PTM 100 Persen Level SMA/SMK di Yogyakarta Dihentikan Sementara

Disdikpora Daerah Istimewa Yogyakarta berencana menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di SMA/SMK mulai pekan depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  07:35 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes usap antigen kepada siswa di SMAN 5 Tegal, Jawa Tengah, Senin (17/1/2022). - Antara
Petugas kesehatan melakukan tes usap antigen kepada siswa di SMAN 5 Tegal, Jawa Tengah, Senin (17/1/2022). - Antara

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta berencana menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di SMA/SMK mulai pekan depan.

Wakil Kepala Disdikpora DIY Suhirman di Yogyakarta, Kamis (27/1/2022), mengatakan revisi kebijakan PTM 100 persen itu menyusul munculnya dua siswa SMAN 8 Yogyakarta yang dinyatakan positif Covid-19.

"Nanti mungkin tidak 100 persen, bisa 50 persen kapasitas kelas. Senin (31/1) rencana akan kami eksekusi (revisi PTM 100 persen)," kata Suhirman.

Menurut dia, penghentian sementara PTM 100 persen tersebut masih akan dikoordinasikan terlebih dahulu bersama para kepala sekolah SMA/SMK di DIY.

Bukan sekadar dipicu munculnya kasus Covid-19 di SMAN 8 Yogyakarta, Suhirman menuturkan revisi PTM tersebut juga mempertimbangkan ketertiban protokol kesehatan (prokes) di lingkungan sekolah.

Berdasarkan laporan sebagian kepala sekolah, menurut dia, masih banyak kerumunan yang muncul di sela PTM yang berlangsung sejak 10 Januari 2022.

"Pengamatan kepala sekolah saat pembelajaran maupun saat pulang dari sekolah masih banyak ditemukan kerumunan, banyak pula yang buka masker," ujarnya.

Oleh sebab itu, Suhirman mengatakan PTM 100 persen di level SMA/SMK nantinya dapat dimulai kembali berdasarkan hasil evaluasi berikutnya.

Untuk menghindari penularan Covid-19, menurut dia, untuk sementara waktu PTM dapat dilaksanakan dengan kembali menggabungkan luring dan daring.

"Jadi kalau muridnya ada yang merasa tidak sehat ya sebaiknya tidak perlu diminta ke sekolah," tambahnya.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top