Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beasiswa LPDP 2022 Bagi Dosen dan Guru Pesantren, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru dan dosen, maka pemerintah memberikan LPDP program beasiswa pesantren.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  12:28 WIB
Beasiswa LPDP
Beasiswa LPDP

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan memberikan beasiswa 2022 bagi para tenaga pendidik di pesantren.

Berkenaan dengan hal tersebut, LPDP Kemenkeu tahun ini juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memfasilitasi program studi degree dan non-degree. Salah satunya ditujukan untuk tenaga pendidik di lembaga pendidikan pesantren.

"Mulai tahun ini kita juga akan mulai kerja sama dengan Kementerian Agama. [Kemenag] membuat program yang hampir sama dengan Kemdikbudristek, meningkatkan tenaga pendidik di Kementerian Agama. Seperti dosen dan guru-guru di pesantren," jelas Andin pada rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI, disiarkan melalui YouTube DPR RI, Rabu (26/1/2022).

Nantinya program beasiswa khusus dosen dan guru pesantren tidak hanya terfokus dalam memfasilitasi program pendidikan bergelar atau degree. Namun, program beasiswa juga akan ditujukan untuk program non-degree seperti peningkatan kewirausahaan di pesantren. 

Simak Cara dan syarat pendaftaran LPDP Santri Tahun  Ajaran 2022/2023

Pendaftara dlakukan secara online dengan mengunjungi situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ dengan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan.

Syara untuk mendapatkan beasiswa santri LPDP sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia

2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor.

3. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;

4. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi  magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi  doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor

5. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP;

6. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler

7. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online;

8. Menulis Personal Statement (tidak ada format khusus);

9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi;

10. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.

Persyaratan khusus beasiswa santri sebagai berikut:

1. Mengunggah surat keterangan mengabdi sebagai pendidik dan/atau tenaga kependidikan di pondok pesantren atau satuan-satuan pendidikan keagamaan yang diselenggarakan oleh pesantren sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun terakhir, yang ditandatangani oleh pimpinan pondok pesantren.

2. Melampirkan riwayat pendidikan selain pesantren jika ada, yang sekurangnya meliputi nama institusi pendidikan, jenjang pendidikan, durasi waktu, lokasi, dan sertifikat atau ijazah

  • Surat Rekomendasi dari Pimpinan Pondok Pesantren
  • Bersedia menandatangani/ menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir)
  • Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran sebagai berikut:

3. Pendaftar jenjang magister paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.

4. Pendaftar jenjang doktoral paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.

Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pendaftar jenjang magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
  2. Pendaftar jenjang doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
  3. Untuk pendaftar lulusan luar negeri, nilai IPK dikonversi ke skala 4 melalui tautan  https://www.scholaro.com/gpa-calculator/  atau hasil penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan hasil konversi atau hasil penyetaraan diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
  4. Khusus untuk Pendaftar Beasiswa Santri jenjang pendidikan Doktoral yang lulusan program magister hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK, wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai.

Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id) dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pendaftar program magister  luar negeri dan doktor luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66.
  2. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beasiswa pesantren lpdp
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top