Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Fadli Zon Usul 'Jokowi' Jadi Nama Ibu Kota Negara

Pemerintah bisa mencontoh nama Ibu Kota Kazakhstan yang merupakan nama Sang Presiden.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  13:58 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon -  Tangkapan layar Youtube Fadli Zon Official
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon - Tangkapan layar Youtube Fadli Zon Official

Bisnis.com, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon menilai nama Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur yaitu Nusantara kurang cocok.

Menurutnya, pemerintah bisa mencontoh nama Ibu Kota Kazakhstan yang merupakan nama Sang Presiden.

"'Nusantara'kurang cocok jd nama ibukota baru. Nusantara punya pengertian sendiri sbg wilayah Indonesia, belum lg ada 'Wawasan Nusantara'. Usul sy nama ibu kota langsung saja "Jokowi". Sm dg ibu kota Kazakhstan 'Nursultan' (dr nama Presiden Nursultan Nazarbayev)," cuitnya melalui akun Twitter @fadlizon, Selasa (18/1/2022).

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menyetujui nama Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang baru di Kalimantan Timur adalah Nusantara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa yang menyebut Presiden Jokowi mengatakan bahwa nama IKN baru adalah Nusantara.

"Saya baru mendapatkan konfirmasi dari Bapak Presiden Jokowi dan beliau mengatakan Ibu Kota Negara ini namanya Nusantara," katanya dalam Rapat Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, alasan pemilihan nama tersebut adalah nama Nusantara sudah dikenal sejak dahulu dan menjadi ikonik di dunia internasional yang turut menggambarkan kenusantaraan bangsa Indonesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Fadli Zon ibu kota negara
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top