Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Ingin Insiden Bongkar Logistik Tak Terulang di MotoGP 2022

Insiden pembongkaran logistik atau membuka motor pembalap tanpa izin diminta tak terulang pada MotoGP 2022.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 13 Januari 2022  |  19:08 WIB
Presiden Jokowi di Bandara Lombok, NTB / BPMI Setpres
Presiden Jokowi di Bandara Lombok, NTB / BPMI Setpres

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaksanaan MotoGP 2022 dapat berjalan dengan baik, khususnya terhindar dari isu yang tidak diinginkan.

Khususnya, pembongkaran logistik atau membuka motor pembalap tanpa izin.

Hal ini dia sampaikan, saat memimpin rapat terbatas 'Evaluasi Persiapan Pelaksanaan Mandalika MotoGP 2022' dikutip melalui video di akun instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (13/1/2022).

"Saya kira saya ingin memastikan bahwa persiapan pelaksanaan MotoGP 2022 ini di Mandalika betul-betul harus terlaksana tanpa ada isu-isu yang tidak baik karena tinggal satu bulan lagi untuk persiapan pre season," katanya, dikutip melalui video di akun instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (13/1/2022).

Sekadar informasi, dalam gelaran World Superbike di Mandalika beberapa waktu lalu terjadi kesalahan di mana adanya oknum yang melakukan bongkar logistik saat gelaran yang dengan sembarangan membuka (unboxing) motor pembalap

Jokowi meminta kesalahan itu tidak terulang saat gelaran MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, pada 18—20 Maret 2022.

"Jangan sampai isu-isu kecil di Superbike yaitu kesalahan dalam membongkar logistik tanpa seizin tim terjadi kembali sehingga jadi suaranya jadi ke arah yang negatif," ujanya.

Jokowi pun menekankan beberapa hal. Pertama, dari sisi kesiapan layanan Bandar Udara Internasional Lombok yang akan menjadi pintu masuk utama para peserta, official tim, hingga penonton MotoGP 2022.

Menurutnya, layanan di pintu masuk harus terdepan. Seluruh pemangku kepentingan terkait di bandara seperti imigrasi hingga bea cukai melakukan pekerjaan dengan profesional.

"Pastikan betul penerimaan kita tidak ruwet, semua bisa serba cepat. Harus aman dari Covid-19. Masalah slot penerbangan harus betul-betul dihitung. Loading logistik bagi tim yang berlaga. Betul-betul semuanya dilakukan secara profesional dengan kecepatan yang cepat. Kemudian memastikan moda transportasi dari bandara atau dari Kupang menuju ke Mandalika betul-betul dihitung kebutuhannya," tuturnya.

Selain itu, Jokowi ingin agar pembenahan fasilitas pendukung menuju Mandalika juga dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Mulai dari penataan jalan, penghijauan kawasan, hingga pelebaran jalan.

"Saya lihat homestay maupun warung penjualan souvenir warung berjualan makanan semuanya agar bisa di-upgrade sehingga wajah Mandalika saat MotoGP berubah," katanya.

Khusus pembenahan di dalam sirkuit, Jokowi meminta agar perbaikan sejumlah fasilitas dipastikan aman. Jokowi bahkan sempat menggarisbawahi mengenai sistem drainase sirkuit.

"Kemarin agak bermasalah meski ini dikerjakan sistem drainase. Kalau ada curah hujan yang tinggi. Jangan nanti ada alasan cuaca hujan ekstrem, enggak siap sistem drainase kita. Kemudian, pembangunan tribun penonton, jangan mepet-mepet, lebih cepat lebih baik. Cek betul kesiapan kebutuhan listrik, dan mengenai relokasi keluarga yang masih ada di dalam kawasan," tutur Jokowi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi MotoGP
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top