Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketatkan Ikat Pinggang! IKEA Naikkan Harga 9 Persen Mulai 2022

Kenaikan harga di IKEA tersebut terjadi seiring dengan pandemi yang memicu kelangkaan dan hambatan pengiriman sehingga memacu inflasi dan menekan ekonomi dunia.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 02 Januari 2022  |  10:43 WIB
Ikea Parahiyangan.  - Ikea
Ikea Parahiyangan. - Ikea

Bisnis.com, JAKARTA – IKEA akan menaikkan harga produknya mulai tahun ini akibat disrupsi suplai dan transportasi.

Pengumuman itu disampaikan seiring dengan pandemi yang memicu kelangkaan dan hambatan pengiriman sehingga memacu inflasi dan menekan ekonomi dunia.

“Sama seperti semua industri, IKEA saat ini menghadapi hambatan signifikan dari transportasi dan kelangkaan material yang mengakibatkan naiknya biaya operasional,” tulis Ingka Group, induk IKEA yang menguasai 90 persen saham IKEA, dikutip dari CNA, Sabtu (1/1/2022).

Kenaikan biaya operasional, yang dirasakan di Amerika Utara dan Eropa, saat ini harus dirasakan langsung oleh konsumen.

“Rata-rata kenaikan di Ingka Group sekitar 9 persen secara global, dengan variasi yang bergantung pada kondisi negara, merefleksikan tekanan inflasi lokal, termasuk isu komoditas dan rantai pasok,” kata perusahaan asal Swedia ini.

Berdasarkan perhitungan perusahaan, pemilik waralaba IKEA Inter IKEA Group harus membayar beban operasional senilai US$283 juta) selama tahun lalu akibat tekanan logistik. Kondisi ini diperburuk oleh pulihnya permintaan yang signifikan setelah fase pertama pandemi.

Sementara itu, toko IKEA di Singapura dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan berbeda yakni Ikano Retail. Perusahaan ini juga mengelola IKEA di Malaysia, Thailand, Filipina, dan Meksiko.

Manajer penjualan IKEA Singapura Tariq Oumarkatar mengatakan rata-rata kenaikan harga di IKEA Singapura sekitar sepertiga dari rata-rata kenaikan harga di toko-toko yang dioperasikan oleh Ingka Group.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel ikea
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top