Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusia Siap Berunding dengan AS soal Ukraina dan NATO Awal 2022

Pembicaraan itu akan memulai upaya kontroversial untuk mencegah serangan Rusia ke Ukraina musim dingin ini.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  07:12 WIB
Referendum di Krimea - Reuters
Referendum di Krimea - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Rusia menyatakan setuju untuk memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) awal tahun depan untuk membahas tuntutan Moskow soal "jaminan keamanan" di Eropa, termasuk larangan masuknya Ukraina ke dalam aliansi militer NATO.

Pembicaraan itu akan memulai upaya kontroversial untuk mencegah serangan Rusia ke Ukraina musim dingin ini. Sebelumnya Ukraina dan pemerintah Eropa timur menuntut untuk dilibatkan dalam pembicaraan dengan Rusia karena mempengaruhi kepentingan mereka juga.

Moskow  mengerahkan tank dan artileri ke perbatasan dengan Ukraina sebagai ancaman invasi yang nyata dan menuntut jaminan keamanan yang kontroversial dalam rancangan perjanjian dengan NATO. Namun para pemimpin pakta pertahanan itu tidak dapat menerima tuntutan tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengumumkan rencana pembicaraan tersebut saat wawancara dengan stasiun televisi RT kemarin. Dia mengatakan negosiasi akan dimulai "pada awal tahun depan".

“Putaran pertama akan diadakan dalam bentuk kontak bilateral antara negosiator kami dan AS, yang telah disebutkan namanya dan dapat diterima oleh kedua belah pihak,” kata Lavrov seperti dikutip TheGuardian.com, Kamis (23/12/2021).

Agenda dan ruang lingkup pembicaraan yang tepat belum diumumkan dan Kremlin mungkin tertarik untuk memperkuat upaya diplomatiknya setelah memposisikan dirinya untuk kemungkinan serangan terhadap Ukraina.

Sedangkan pihak AS menyatakan bahwa kemajuan substantif hanya dapat terjadi di lingkungan de-eskalasi, bukan eskalasi ketegangan di perbatasan Rusia-Uktaina.

Ketika ditanya tentang rencana perundingan itu, Jen Psaki, sekretaris pers Gedung Putih, mengatakan kepada wartawan: “Itu konsisten dengan pendekatan dan keterlibatan kami yang berkelanjutan dengan Rusia, dengan Ukraina, juga dengan Eropa yang terjadi sepanjang minggu lalu.”

Psaki menambahkan: "Ada diskusi terbuka dan keterlibatan yang sedang terjadi dan kami berharap untuk melanjutkan, kami berharap untuk melanjutkan," katanya.

Dalam wawancaranya, Lavrov mengatakan: “Kami tidak menginginkan perang. .kami tidak membutuhkan konflik dan, mudah-mudahan, semua orang tidak melihat konflik sebagai tindakan yang diinginkan.”

Dia juga mengatakan pembicaraan serupa akan diadakan dengan NATO dan dengan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat rusia ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top