Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas! Ditemukan 1.458 Kasus Varian Omicron di 55 Negara

Kasus Covid-19 akibat Virus Corona varian baru Omicron terus menyebar. Ditemukan 1.458 kasus tersebar di 55 negara.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  08:09 WIB
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - DW.com
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - DW.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus Covid-19 akibat Virus Corona varian baru Omicron tercatat 1.458 orang yang tersebar di 55 negara.

Data tersebut dikutip dari laman European Centre for Disease Prevention and Control, Kamis (9/12/2021). Secara global terdapat 1.458 kasus terkonfirmasi yang dilaporkan oleh 55 negara, berdasarkan data intelijen epidemi dari sumber public pada Rabu (8/12/2021).

Uni Eropa dan Wilayah Ekonomi Eropa (EU/EEA), mengonfirmasi 63 kasus tambahan SARS-CoV-2 Omicron varian of concern (VoC), sehingga total keseluruhan 337 kasus.

Kasus telah dilaporkan oleh 21 negara di UE/EEA: Austria (15), Belgia (14), Kroasia (3), Ceko (2), Denmark (83), Estonia (6), Finlandia (9), Prancis ( 32), Jerman (15), Yunani (3), Islandia (12), Irlandia (1), Italia (11), Latvia (2), Liechtenstein (1), Belanda (36), Norwegia (29), Portugal (34), Rumania (2), Spanyol (11), dan Swedia (13) menurut informasi dari sumber publik.

Adapun, dua negara EU/EEA baru (Estonia dan Liechtenstein) telah melaporkan varian Omicron dan sejumlah kemungkinan kasus saat ini sedang diselidiki di beberapa negara.

Mayoritas kasus yang dikonfirmasi memiliki hubungan epidemiologis dengan kasus-kasus dengan riwayat perjalanan ke negara-negara Afrika, dengan beberapa di antaranya telah mengambil penerbangan lanjutan di lokasi lain antara Afrika dan Eropa.

Beberapa negara EU/EEA dengan tingkat pengurutan yang tinggi telah mendeteksi VOC Omicron dalam sampel dari kasus-kasus tanpa riwayat perjalanan ke negara-negara Afrika, yang menunjukkan transmisi komunitas sekunder yang aktif.

Semua kasus yang ada informasi yang tersedia tentang tingkat keparahan baik tanpa gejala atau ringan. Tidak ada kematian yang dilaporkan di antara kasus-kasus ini sejauh ini.

Angka-angka ini harus dinilai dengan hati-hati karena jumlah kasus yang dikonfirmasi terlalu rendah untuk dipahami jika spektrum klinis penyakit Omicron berbeda dari varian yang terdeteksi sebelumnya.

Negara dan wilayah di luar UE/EEA telah melaporkan 1.121 kasus yang dikonfirmasi.

Sebanyak 34 negara yang melaporkan kasus yang dikonfirmasi adalah: Argentina, Australia, Botswana, Brasil, Kanada, Chili, Wilayah Administratif Khusus Hong Kong, Fiji, Ghana, India, Israel, Jepang, Malaysia, Maladewa, Meksiko, Namibia, Nepal, Nigeria, Rusia, Arab Saudi, Senegal, Singapura, Afrika Selatan, Korea Selatan, Sri Lanka, Swiss, Thailand, Tunisia, Uganda, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Inggris, Zambia, dan Zimbabwe.

Satu negara baru di luar EU/EEA (Uganda) melaporkan kasus baru.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top