Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kafh Gelar Program Pendidikan untuk Daerah Butuh Dana Pendidikan

BPS menyebutkan, nilai angka tamat berkisar antara 0-100. Semakin tinggi ijazah/STTB yang dimiliki oleh sebagian besar penduduk suatu wilayah maka mencerminkan semakin tinggi taraf intelektualitas masyarakat di wilayah tersebut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  20:49 WIB
Ilustrasi anak-anak sekolah daring - Freepik.com
Ilustrasi anak-anak sekolah daring - Freepik.com

Bisnis.com, JAKARTA - Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada Juni 2021 jumlah penduduk Indonesia mencapai 272,23 juta jiwa, dimana 13,87% penduduk usia 15 tahun ke atas belum memiliki ijazah.

Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan pendidikan di perkotaan dan pedesaan Indonesia. 

BPS menyebutkan, nilai angka tamat berkisar antara 0-100. Semakin tinggi ijazah/STTB yang dimiliki oleh sebagian besar penduduk suatu wilayah maka mencerminkan semakin tinggi taraf intelektualitas masyarakat di wilayah tersebut.

Bahrun Afriansyah, VP Marketing PT Paragon Technology and Innovation menjelaskan pandemi COVID-19 menciptakan kesenjangan pendidikan terhadap anak-anak yang tinggal di pelosok karena implementasi proses belajar mengajar secara daring.

Menurutnya, hal itu terjadi karena tidak semua wilayah di Indonesia memiliki jaringan internet yang memadai dan tidak semua murid serta orang tua memiliki kemampuan untuk mengaksesnya. Hal ini menyebabkan anak-anak yang datang dari kelas ekonomi rendah dan yang tinggal di daerah pelosok mengalami learning loss yang cukup tinggi.

"Untuk itu, PT Paragon Technology and Innovation melalui Kahf dengan campaign #KahfUntukNegeri menghadirkan program pengembangan pendidikan untuk daerah yang membutuhkan bantuan pendidikan. Kami mengajak seluruh insan muda Indonesia untuk berpartisipasi dalam menciptakan perubahan positif untuk pendidikan Indonesia.” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dia mengatakan, Kahf sebagai brand perawatan pria ingin mengajak seluruh masyarakat dari sabang sampai merauke untuk saling membantu dan memberikan motivasi dalam perluasan akses pendidikan di Indonesia. Berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar dan Alfamart, Kahf meluncurkan program #KahfUntukNegeri “Mengambil Peran dan Berdampak Untuk Pendidikan di Indonesia”.

Solihin selaku Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) mengatakan sejalan dengan visi Alfamart untuk meningkatkan kualitas dan mendukung pemerataan pendidikan di Indonesia, mereka berkolaborasi dengan Kahf sebagai bukti nyata kolaborasi lintas industri.

"Kami percaya bahwa seluruh elemen masyarakat, terutama anak-anak di daerah pelosok Indonesia, sudah seharusnya mendapatkan akses yang mudah untuk pendidikan yang layak. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung semangat generasi muda untuk terus belajar dan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya”. ujarnya.

Kahf juga menyalurkan donasi yang telah dikumpulkan untuk mengirimkan Pengajar Muda ke kabupaten Maluku Barat Daya untuk melakukan pendampingan kepada 8 sekolah, 30 guru, dan lebih dari 300 siswa dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beasiswa pendidikan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top