Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Terungkap! Ini Penyebab Gunung Semeru Meletus

Badan Geologi menjelaskan penyebab Gunung Semeru meletus hari ini.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 04 Desember 2021  |  22:44 WIB
Terungkap! Ini Penyebab Gunung Semeru Meletus
Luncuran awan panas Gunung Semeru terpantau dari Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). Berdasarkan pemantauan Pos Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Semeru meluncurkan awan panas sepanjang 11 kilometer dan mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang terguyur abu. ANTARA FOTO - Seno

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan penyebab meletusnya Gunung Semeru, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12/2021).

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Eko Budi Lelono mengatakan bahwa curah hujan diduga menjadi penyebab erupsi Gunung Semeru, sehingga membuat endapan lava menjadi tidak stabil.

“Terkait ketidakstabilan endapan atau lidah lava yang mungkin disebabkan curah hujan tinggi, sehingga memicu lava yang ada di sana erupsi atau terjadi guguran awan panas,” ujarnya dalam konferensi pers daring.

Menurut Eko dugaan itu diperkuat oleh tidak adanya aktivitas kegempaan pada 1–3 Desember 2021. Pasalnya, peningkatan aktivitas kegempaan di gunung biasanya menandai penambahan volume lava ke permukaan, sehingga menyebabkan erupsi.

Saat ini, lanjutnya, Badan Geologi saat ini terus memantau aktivitas Gunung Semeru selama 24 jam. Apabila terdapat potensi erupsi susulan, pihaknya akan segera menyampaikan kepada pemerintah pusat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyatakan bahwa pada malam ini, pihaknya telah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dan Jawa Timur untuk melakukan evakuasi.

“Malam ini bergerak lewat darat dan membawa logistik antara lain selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat, matras, dan logistik dasar lainnya,” ujar Suharyanto.

Dia menyatakan bahwa tempat pengungsian berada di Desa Supiturang dan Desa Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, serta Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb Gunung Semeru
Editor : Rio Sandy Pradana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top