Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Klaim Indonesia Belum Pernah Impor Beras Selama 2021

Jokowi menyampaikan bahwa stok beras nasional masih aman sehingga pada tahun 2021 pemerintah belum melakukan impor beras.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 30 November 2021  |  18:40 WIB
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi pengarahan langsung kepada seluruh direksi dan jajaran komisaris PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) bersama sejumlah Kementerian terkait di Istana Bogor, Selasa (16/11/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi pengarahan langsung kepada seluruh direksi dan jajaran komisaris PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) bersama sejumlah Kementerian terkait di Istana Bogor, Selasa (16/11/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa stok beras nasional masih aman sehingga pada tahun 2021 pemerintah belum melakukan impor beras.

“Kita tahu bahwa tahun ini, 2021 sampai hari ini kita belum melakukan impor beras sama sekali dan kenyataannya stok kita masih pada posisi yang sangat baik,” kata Jokowi dalam keterangannya usai melakukan penanaman padi bersama petani di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), Selasa (30/11/2021).

Untuk diketahui, Jokowi pada hari ini, Selasa (30/11) meresmikan Bendungan Tugu yang juga berlokasi di Kabupaten Trenggalek.

Selain itu, dia turut meresmikan Bendungan Gongseng yang terletak di Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran bendungan ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas panen dan kesejahteraan para petani.

“Dengan adanya nanti Bendungan Tugu, airnya sudah mengalir sampai ke sawah-sawah di sini, akan bisa panen padi tiga kali, palawija sekali. Sehingga produktivitas setiap hektare yang ada di Kabupaten Trenggalek ini bisa naik secara drastis,” ujarnya.

Setelah peresmian dua infrastruktur itu, Jokowi juga melakukan penanaman di areal kurang lebih 75 hektare tersebut

Dia menjelaskan, secara keseluruhan Jatim mampu memproduksi sebanyak 5,7 juta ton beras, baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk menyuplai provinsi-provinsi lainnya secara nasional. Sejumlah bendungan yang telah selesai dibangun dan mulai difungsikan memicu peningkatan produktivitas pertanian di tanah air.

“Saya rasa ini adalah sebuah tambahan produktivitas dari petani yang dihasilkan, karena memang banyak sekali bendungan-bendungan yang telah selesai dibangun pada tahun-tahun sebelumnya. Ini mulai kelihatan hasil dari produktivitas, kenaikan di petani, sehingga memunculkan total produksi di seluruh tanah air ini menjadi merangkak naik,” ujarnya.

Terkait kendala-kendala yang dihadapi para petani, Jokowi memerintahkan Menteri Pertanian (Mentan) untuk segera menyelesaikan hal tersebut.

“Tadi ada keluhan-keluhan dari para petani, utamanya yang berkaitan dengan pupuk, yang berkaitan dengan alat produksi, saya kira nanti akan kita bicarakan di Jakarta. Dan juga, agar Menteri Pertanian menyelesaikan hal kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan ini secepat-cepatnya,” ungkap Jokowi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Stok Beras impor beras
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top