Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bencana Tanah Longsor di India Tewaskan Sedikitnya 25 Orang

Sebelas mayat telah ditemukan sejauh ini di distrik Idukki dan 14 lainnya di distrik Kottayam. Total korban tanah longsor di India mencapai 25 orang.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 Oktober 2021  |  12:11 WIB
Bencana Tanah Longsor di India Tewaskan Sedikitnya 25 Orang
Badai siklon Gaja terlihat di Tamil Nadu, India 16 November 2018. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Sedikitnya 25 orang tewas akibat tanah longsor dan banjir yang dipicu oleh hujan lebat di barat daya India, kata para pejabat ketika tim penyelamat masih mencari puing-puing berlumpur untuk mencari korban.

Sementara itu, pihak militer menerbangkan pasokan darurat untuk menjangkau korban yang terisolir.

Akses warga terputus di beberapa bagian negara bagian pesisir Kerala karena intensitas hujan yang mulai meningkat sejak Jumat malam sehingga meluapkan sungai dan membanjiri jalan.

Sebelas mayat telah ditemukan sejauh ini di distrik Idukki dan 14 lainnya di distrik Kottayam, kata para pejabat seperti dikutip TheGuardian.com, Senin (18/10/2021).

Ribuan orang telah dievakuasi dan setidaknya 100 kamp bantuan telah didirikan, kata kepala menteri Kerala, Pinarayi Vijayan kemarin.

Tentara, Angkatan Laut dan Angkatan Udara membantu operasi penyelamatan dan bantuan banjir. Para pejabat belum bisa mengatakan berapa banyak orang yang hilang.

“Semua mata pencaharian hilang,” kata seorang pria yang putus asa kepada saluran berita Kerala, Manorama TV di kota Koottickal, Kottayam yang dilanda tanah longsor.

Wanita lain dari kota itu menambahkan: “Bukit itu pecah di dekat kami. Banyak kerusakan dan kerugian. Rumah telah lenyap dan anak-anak kami tewas.”

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan bus dan mobil terendam banjir.
Perdana Menteri Narendra Modi, mentweet belasungkawa dan mengatakan pihak berwenang sedang bekerja untuk membantu mereka yang terkena dampak banjir.

Departemen Meteorologi India mengatakan hujan lebat, yang disebabkan oleh daerah bertekanan rendah di atas Laut Arab tenggara dan Kerala, diperkirakan akan mereda pada Senin.

Di India utara, beberapa negara bagian termasuk wilayah Himalaya Uttarakhand dan Himachal Pradesh diperkirakan akan mengalami "curah hujan lebat hingga sangat deras" dalam dua hingga tiga hari ke depan, menirut biro cuaca.

Pada tahun 2018, hampir 500 orang tewas di Kerala akibat dilanda banjir terburuk yang melanda negara bagian itu dalam hampir satu abad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india tanah longsor
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top