Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Militer RI Terkuat di Asia Tenggara, Gerindra: Bukti Prabowo 'All Out' Bekerja

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengklaim bahwa di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kekuatan militer Indonesia berada di peringkat teratas di Asia Tenggara.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 14 Oktober 2021  |  10:10 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan pasukan pada Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2021, Kamis (7/10 - 2021), di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat / Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan pasukan pada Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2021, Kamis (7/10 - 2021), di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat / Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengklaim bahwa di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kekuatan militer Indonesia berada di peringkat teratas di Asia Tenggara. Militer Indonesia juga menempati posisi ke 16 dari 140 negara di seluruh dunia.

Data tersebut dia kutip dari halaman utama Global Firepower 2021 yang merupakan situs pemeringkat militer dunia yang diakses pekan ini. Dasco menyatakan prestasi tersebut patut diapresiasi dan menjadi bukti bahwa Prabowo Subianto all out bekerja memperkuat pertahanan Indonesia.

“Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto di saat yang sama juga terus melakukan upaya modernisasi alutsista, juga berupaya memperbesar dan memperkuat TNI melalui pembentukan komponen cadangan TNI yang ditetapkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu,” kata Dasco melalui pesan instan, Kamis (14/10/2021).

Dasco yang juga Wakil Ketua DPR ini menjelaskan bahwa kekuatan militer Indonesia memperoleh skor sebesar 0,2684 poin dari Global Firepower. Dengan jumlah angka kemenangan tersebut artinya kekuatan militer Indonesia hampir serupa dengan kekuatan militer negara maju.

Untuk mengisyaratkan makin tinggi tingkatan milier suatu negara maka artinya skor power index negara tersebut semakin kecil. Begitu juga sebaliknya, apabila skor power index yang diperoleh semakin besar, maka makin rendah peringkat militernya.

Lebih dari 50 indikator menjadi faktor penilaian Global Firepower untuk menghitung skor power index tiap negara. Negara-negara kecil yang memiliki kelebihan dalam perhitungan di beberapa indikator menjadi keunggulan mereka untuk bersaing dengan negara-negara yang lebih maju.

Baru-baru ini, tambah Dasco, Prabowo membawa pulang teknologi kapal perang canggih jenis fregat tipe Arrowhead dari Inggris yang dapat memperkuat Indonesia dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang, termasuk di Laut Natuna Utara.

Fregat adalah jenis kapal perang ringan dengan kecepatan tinggi dan kemampuan manuver yang dilengkapi teknologi militer canggih terkini. Fregat buatan Inggris ini adalah kapal perang ringan tercanggih yang ada sekarang.

Di saat yang sama, Presiden Jokowi menetapkan 3.103 orang komponen cadangan (komcad) TNI yang bisa dimobilisasi untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan TNI saat negara dalam keadaan darurat militer atau dalam bencana.

“Dengan adanya komcad memungkinkan penghematan anggaran untuk perkuat pertahanan. Kekuatan TNI dapat bertambah secara personel meski tanpa menambah jumlah TNI aktif,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gerindra militer alutsista pertahanan prabowo subianto
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top