Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dituduh Minta Saham Freeport, Haris Azhar Bakal Somasi Pengacara Menko Luhut

Penasihat hukum Luhut Pandjaitan, Juniver Girsang diduga menyebarkan fitnah dan mencemarkan nama baik Haris dengan menuduh aktivis HAM itu meminta saham Freeport kepada kliennya.rn 
Koordinator KontraS Haris Azhar bersiap memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (5/8)./Antara-Widodo S. Jusuf
Koordinator KontraS Haris Azhar bersiap memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (5/8)./Antara-Widodo S. Jusuf
Bisnis.com, JAKARTA--Direktur Lokataru Haris Azhar berencana melayangkan somasi dan melaporkan pengacara Luhut Binsar Panjaitan yaitu Juniver Girsang ke Kepolisian.
 
Alasannya, menurut Haris, Juniver Girsang sudah menyebarkan fitnah dan mencemarkan nama baik Haris dengan menuduh meminta saham Freeport kepada Luhut Binsar Panjaitan.
 
Haris menjelaskan bahwa Juniver Girsang sudah menyebarkan fitnah tanpa ada bukti yang kuat bahwa Haris meminta saham tersebut.
 
"Mungkin (somasi dan melaporkan ke Polisi). Jadi kalau ada dokumentasi bukti saya minta saham tersebut atau yang dimaksud mohon disampaikan. Jangan asal bicara," tuturnya kepada Bisnis, Kamis (30/9/2021).
 
Kendati demikian, Haris mengakui dirinya sempat menemui Luhut Binsar Panjaitan di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves).
Namun menurutnya, pertemuan itu dalam kapasitas sebagai penasihat hukum dari Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) masyarakat adat sekitar wilayah tambang Freeport Indonesia.
 
"Kami hubungi Luhut Binsar Panjaitan karena dia posisinya sebagai Menko Investasi, kan masalah ini sejak awal dikawal oleh Luhut Binsar Panjaitan. Jadi kami datang untuk meminta fasilitasi negara menyelesaikan alokasi saham tersebut yang tidak kunjung tuntas di area Papua," katanya.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper