Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Spesifikasi KRI Golok (688), Kapal Siluman Baru Milik TNI AL

KRI Golok (688) merupakan kapal jenis siluman (stealth) trimaran yang dapat digunakan untuk serangan cepat (fast attack craft/FAC) oleh TNI AL.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 23 Agustus 2021  |  12:19 WIB
Ini Spesifikasi KRI Golok (688), Kapal Siluman Baru Milik TNI AL
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono memberikan sambutan saat acara peluncuran dan penamaan KRI Golok - Dok./TNI AL
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lundin Industry Invest atau North Sea Boats, perusahaan dalam negeri yang memproduksi kapal dengan skala bisnis internasional, secara resmi meluncurkan KRI Golok (688) untuk TNI Angkatan Laut, di galangan kapal di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (21/8/2021).

Dilansir Navalnews.comKRI Golok (688) merupakan kapal jenis siluman (stealth) trimaran yang dapat digunakan untuk serangan cepat (fast attack craft/FAC) oleh TNI AL.

Dalam seremoni peluncuran itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono menjelaskan bahwa trimaran merupakan kapal pertama yang dibuat dari material komposit yang memiliki keunggulan kekuatan spesifik yang tinggi, bobot yang lebih ringan, serta memiliki ketahanan lelah dan ketahanan korosi yang sangat baik.

Oleh karena itu, kapal ini dapat digunakan sebagai prototipe kapal trimaran, untuk tujuan pengembangan. Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan nama KRI Golok.

"Arti filosofis dari penamaan kapal ini adalah KRI Golok-688 harus digunakan untuk melaksanakan tugas operasional yang diberikan, baik Operasi Militer untuk Perang (MOOW) maupun Operasi Militer Selain Perang (MOOTW). Dengan kecepatan tinggi dan daya rusak yang tinggi, diharapkan kapal ini dapat melakukan taktik tabrak lari cepat kapal rudal,” jelasnya.

Selain itu, Laksamana Margono mengungkapkan bahwa pembangunan kapal trimaran tentunya memiliki arti yang sangat strategis. Pasalnya. Lundin Industry Invest merupakan salah satu industri pertahanan nasional yang berhasil mengembangkan teknologi industri pertahanan untuk kepentingan nasional, dalam upaya mengurangi ketergantungan pada negara lain terkait pengadaan alutsista TNI AL di masa mendatang.

Adapun, menurut keterangan TNI AL, KRI Golok (688) memiliki total panjang (Loa) 62,53 meter, lebar 16 meter, tinggi kapal 18,7 meter dan berat 53,1 ton.

Kecepatan maksimum kapal ini adalah 28 knot dengan kecepatan jelajah 16 knot. Kapal tersebut dipersenjatai dengan meriam 30 mm dan meriam 12,7 mm dan mampu membawa 25 awak.

Menurut PT Lundin, FAC menggunakan desain trimaran wave piercing modern yang memungkinkan kapal untuk memotong gelombang dan memberikan stabilitas. Kombinasi fitur ini mengurangi pitching dan rolling, menciptakan platform senjata yang stabil, dan memungkinkan kapal untuk mempertahankan kecepatan rata-rata yang lebih tinggi dengan nyaman dan aman dalam kondisi buruk.

FAC memiliki karakteristik desain siluman dan menggabungkan fitur yang meminimalkan deteksi radar, infra-merah, akustik, dan magnetik. Sifat siluman lebih ditingkatkan karena tidak ada busur sudut terbalik untuk memantulkan sinyal radar, seperti yang terlihat pada bentuk lambung konvensional.

Persenjataan, termasuk rudal dan meriam angkatan laut, dan kapal RHIB berkecepatan tinggi 11 m, dalam posisi tersembunyo atau dibentuk untuk menyatu dengan profil suprastruktur.

Sebagai informasi, KRI Golok (688) merupakan kapal kedua tipe X3K yang dibangun oleh PT Lundin. Yang pertama, KRI Klewang, diluncurkan pada Agustus 2012.

Namun kapal kelas satu itu hancur sebulan kemudian, menyusul kebakaran yang terjadi saat fitting out. Awal tahun ini, pembuat kapal meluncurkan dan memulai uji coba laut dengan desain unik lainnya: Kapal Tempur X18 yang juga dikenal sebagai 'Tank Boat'.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni al kapal perang
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top