Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akun Twitternya Kena Suspend, Begini Reaksi Ade Armando

Ade Armando menduga akun twitternya terkenda suspend karena adanya serangan dari pasukan cyber terhadap dirinya. 
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Agustus 2021  |  13:33 WIB
Ade Armando - Antara
Ade Armando - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando angkat bicara terkait akun Twitter pribadinya yang terkena suspend.

Ade mengaku tak ambil pusing soal akun Twitter pribadinya yang terkena suspend. Dia mengatakan tak akan mengambil langkah apapun untuk memulihkan akun tersebut.

"Biarkan sajalah. Kan masih banyak saluran lain," kata Ade saat dihubungi, Minggu (8/8/2021).

Akun Ade terkena suspend sejak Sabtu (7/8) malam. Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab hal ini terjadi. Namun dia menduga hal ini terjadi karena adanya serangan dari pasukan cyber terhadap dirinya. 

"Saya duga sih karena ada pasukan cyber yang ramai-ramai melaporkan saya ke Twitter," ujar Ade.

Dia tak mendapat penjelasan pasti dari pihak Twitter mengenai hal ini. Ade pun tak bertanya langsung pada pihak Twitter.

Kendati demikian, dari pemberitahuan yang ia dapat disebutkan bahwa konten yang diunggah Ade melanggar aturan. 

"Kalau di Twitter hanya dikatakan konten saya melanggar aturan mereka. Tapi nggak dibilang yang mana," kata dia.

Tak hanya Ade, akun Twitter milik pegiat sosial media Denny Siregar juga ikut hilang. Berbeda dengan Ade Armando, akun Denny, @dennysiregar7 hilang. Tertera bahwa akun itu tidak ada. Namun diketahui belakangan, banyak akun Twitter yang melakukan block terhadap akun Denny Siregar.

Selain itu, akun Twitter eks Politikus Ferdinand Hutahaean yaitu @FerdinandHaean3 juga terkena suspend.

Mantan Menko Bidang Perekonomian Rizal Ramli turut mengomentari soal akun Twitter Ade Armando dan Ferdinand Haean yang terkena suspend.

“Terima kasih @twitter telah menutup akun ini. Mereka memprovokasi reaksi rasis, mempromosikan perpecahan dengan fakta dan komentar salah dan berkomentar menggunakan bahasa vulgar,” kata Rizal, Minggu (8/8/2021).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter ade armando

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top