Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemerintah dan DPR Sepakat Produksi Oksigen Lebih Banyak Dialihkan untuk RS

Pemerintah dan DPR mengimbau agar produksi oksigen untuk industri dikurangi dan dialihkan ke rumah sakit untuk kebutuhan pasien Covid-19.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 06 Agustus 2021  |  18:03 WIB
Pemerintah dan DPR Sepakat Produksi Oksigen Lebih Banyak Dialihkan untuk RS
Tabung oksigen - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah dan DPR sepakat agar produksi oksigen untuk sektor industri dikurangi dan dialihkan ke rumah sakit untuk kebutuhan pasien Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Satgas Covid-19 DPR yang juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin saat meninjau produksi gas oksigen di PT Samator Gas Industri, di kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (6/8/2021).

Menurut Dasco Ahmad kunjungan itu dilakukan untuk meninjau produsen utama oksigen untuk memastikan produksi kebutuhan pasien Covid-19 dapat terpenuhi.

Dia mengatakan pengawasan itu dilakukan karena setelah melakukan kunjungan ke Bea Cukai, ditemukan banyak pihak swasta yang melakukan pemalsuan. Pemalsuan itu terjadi akibat pasokan oksigen untuk Jakarta maupun daerah dianggap masih kurang.

"Ternyata kebutuhan gas baik di Jakarta maupun di daerah-daerah masih kurang. Oleh karena itu, produsen utama yang ada di sini kami coba lakukan peninjauan," kata Dasco dalam keterangan pers, Jumat (6/8/2021).

Dasco dan Menkes juga sepakat bahwa edukasi protokol kesehatan ke masyarakat harus terus digencarkan demi menekan laju kasus Covid-19 dan kebutuhan oksigen dapat ditanggulangi.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi menyebutkan kebutuhan oksigen yang melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Perbedaan kebutuhan oksigen hari ini dan sebelum lebaran terbilang bertambah sangat signifikan.

"Sebelum lebaran kebutuhannya 400 ton per hari, sekkarang naik jadi 2.200 ton per hari. Jadi gapnya tinggi sekali," kata Budi.

Masalahnya, oksigen diproduksi tidak hanya untuk kebutuhan medis. Sebagian besar produksi justru diperuntukkan bagi industri.

Oleh karena itu, pemerintah dan DPR mengimbau agar produksi oksigen untuk industri dikurangi dan dialihkan ke rumah sakit untuk kebutuhan pasien Covid-19.

"Samator adalah produsen terbesar untuk di rumah sakit, tapi buat industri lainnya itu yang kami minta bantuan sama Pak Menteri Perindustrian untuk dibantu agar digeser ke rumah sakit," katanya.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr budi gunadi sadikin samator oksigen Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top