Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi Askrindo, Kejagung Sebut Jumlah Transaksi Mencurigakan Bertambah

Jumlah transaksi mencurigakan itu bertambah usai penyidik melakukan penggeledahan di kantor pusat PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) sekaligus menyita puluhan dokumen dari kantor pusat PT Askrindo.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 01 Juli 2021  |  18:51 WIB
Korupsi Askrindo, Kejagung Sebut Jumlah Transaksi Mencurigakan Bertambah
Karyawati beraktivitas di kantor PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) di Jakarta, Senin (22/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan jumlah transaksi mencurigakan terkait perkara korupsi pengelola keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) mulai bertambah.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah mengatakan jumlah transaksi mencurigakan itu bertambah usai penyidik melakukan penggeledahan di kantor pusat PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) sekaligus menyita puluhan dokumen dari kantor pusat PT Askrindo.

"Ini transaksi mencurigkannya terus bertambah ya sampai saat ini, saya sudah minta penyidik agar meneliti semua transaksi," tuturnya kepada Bisnis melalui pesan singkat, Kamis (1/7/2021).

Menurut Febrie, penyidik Kejagung masih belum dapat membeberkan nilai kerugian negara dalam kasus korupsi PT Askrindo, karena masih dalam tahap penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kalau kerugiannya belum ya, masih dihitung," kata Febrie.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi askrindo kejagung
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top