Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Satu Lagi, Perusahaan Terafiliasi Sritex (SRIL) Diputus PKPU

PT Senang Kharisma Textil resmi menyandang status PKPU menyusul dua anak usaha Sritex lainnya yakni PT Sri Rejeki Isman (SRIL) dan PT Rayon Utama Makmur (RUM).
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  15:20 WIB
Satu Lagi, Perusahaan Terafiliasi Sritex (SRIL) Diputus PKPU
Seorang karyawan tengah memeriksa mesin di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk. - sritex.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengadilan Negeri (PN) Semarang mengabulkan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap salah satu anak usaha Grup Sritex, PT Senang Kharisma Textil (SKT).

Pembacaan putusan PKPU PT SKT dilakukan dalam persidangan pada Selasa siang ini. "Sudah putus. Kabul," kata Humas PN Semarang Eko Budi Supriyanto kepada Bisnis, Selasa (25/5/2021).

Adapun permohonan PKPU PT SKT diajukan oleh PT Nutek Kawan Mas ke Pengadilan Niaga Semarang pada Senin (10/5/2021). Permohonan ini mulai disidangkan pada Selasa (18/5/2021) lalu.

Dalam petitum gugatannya, pihak pemohon meminta majelis hakim mengabulkan sejumlah pokok gugatannya.

Pertama, menetapkan PKPU Sementara terhadap PT Senang Kharisma Textil untuk jangka waktu paling lama 45 hari sejak dibacakannya putusan ini. Kedua, menunjuk dan mengangkat hakim pengawas untuk mengawasi PKPU.

Ketiga, menunjuk Verry Sitorus dan Akhmad Henry Setyawan sebagai tim pengurus dalam proses PKPU atau tim kurator jika PT Senang Kharisma Textil dinyatakan pailit.

Sebelumnya, PT SKT juga mendapatkan gugatan PKPU dari Bank QNB Indonesia. Gugatan QNB diajukan pada Selasa (20/4/2021) dengan nomor 13/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Niaga Smg. Hanya dalam gugatan pertama, PT SKT berhasil lolos dari PKPU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu semarang sritex
Editor : Edi Suwiknyo

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top