Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aneh! Ada 97.000 Data PNS Palsu yang Terima Gaji

BKN menemukan adanya 97.000 data PNS palsu yang masih menerima gaji pensiun, padahal orangnya sudah tidak ada.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  16:35 WIB
BKN membeberkan temuan data misterius, sebanyak 97.000 penerima gaji tetapi orangnya tidak ada./ilustrasi Pegawai Negeri Sipil ata PNS  - Antara
BKN membeberkan temuan data misterius, sebanyak 97.000 penerima gaji tetapi orangnya tidak ada./ilustrasi Pegawai Negeri Sipil ata PNS - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatatkan ada  97.000 data  PNS misterius yang menerima gaji tetapi orangnya tidak ada.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan temuan data palsu PNS telah ada sejak 2014 dan kini akan melakukan pemutakhiran data untuk mengantisipasi data-data PNS palsu.

Dia mengungkapkan pemutakhiran data PNS membutuhkan proses yang lama dan biaya yang cukup mahal, sebab masih banyak sekali data-data yang perlu disempurnakan. Kini BKN telah memperbolehkan PNS memutakhirkan data secara berkala.

"Pemutakhiran data pernah dilakukan pada 2002 dan dan 2014, diperoleh temuan 97.000 data misterius. Dibayarkan gaji pensiunnya, tetapi orangnya tidak ada," ungkapnya pada Senin (24/5/2021).

Kini BKN menemukan solusi pemutakhiran data ASN tanpa  batas melalui https://pdm-asnbkn.go.id atau aplikasi MySAPK di playstore.

Bima menambahkan bahwa pemutakhiran data adalah hak yang dimiliki oleh ASN dan bisa dilakukan oleh ASN tanpa menunggu pelayanan kepegawaian, sehingga tidak menciptakanan layanan yang lamban.

dat asn palsu bkn mysapk


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns bkn ASN
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top