Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Penangkap Ikan KM Bandar Nelayan 188 Kecelakaan di Samudera Hindia

Hingga saat ini belum diketahui kondisi dari 26 awak kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 188 yang mengalami kecelakaan di Samudera Hindia.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 15 Mei 2021  |  19:59 WIB
Ilustrasi - Kapal nelayan melintas dengan latar belakang matahari terbit di perairan Selat Malaka, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/4 - 2020). /Antara
Ilustrasi - Kapal nelayan melintas dengan latar belakang matahari terbit di perairan Selat Malaka, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/4 - 2020). /Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri menginformasikan bahwa kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 188 di Samudera Hindia.

Dilansir laman resmi Kemenlu, Sabtu (15/4/2021), Kemenlu menyatakan bahwa informasi terkait kecelakaan kapal itu diperoleh dari Basarnas kemarin, Jumat (14/5/2021). Lokasi kejadian berada sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia.

"Informasi awal menyebutkan bahwa kapal yang berawakkan 26 WNI tersebut mengalami kebocoran," demikian tertulis pada keterangan resmi Kemenlu.

Kemenlu menyetakan telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Perth yang kemudian secara intensif berkomunikasi dengan otoritas Australia guna mengupayakan penyelamatan.

Otoritas Australia telah mengerahkan pesawat untuk mencari lokasi Kapal. Berdasarkan pantauan, Kapal berada dalam posisi setengah tenggelam.

Pesawat telah menerjunkan life raft dan melakukan komunikasi radio namun belum direspon. Hingga saat ini belum diketahui kondisi dari 26 awak kapal tersebut.

Upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengerahkan aset tambahan berupa Kapal Angkatan Laut Australia HMAS ANZAC dan dua pesawat P8 Poseidon.

"Kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi juga diminta memberikan pertolongan," demikian keterangan tambahan Kemenlu.

Kemenlu menyatakan pihaknya dan perwakilan RI di Australia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan otoritas Australia guna melanjutkan ikhtiar penyelamatan ke-26 ABK WNI kapal KM Bandar Nelayan 188.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan kapal kemenlu
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top