Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontak Senjata dengan KKB, Dua Anggota Satgas Nemangkawi Terluka

Dua anggota yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi terluka terkena rekoset.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  19:21 WIB
Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. - Antara\r\n
Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA -- Dua orang Satgas Nemangkawi terluka akibat terkena rekoset saat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Wuloni, Kabupaten Puncak, Papua Kamis (13/5/2021).

Kabar soal kondisi dua anggota satgas itu diungkapkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

"Memang benar ada dua anggota yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi yang terluka terkena rekoset," kata Fakhiri dilansir dari Antara, Jumat (14/5/2021).

Menurut Fakhiri, kondisi dua anggota stabil karena terkena rekoset di tangan dan tubuh bagian belakang.

Adapun dalam baku tembak yang terjadi Kamis pagi tercatat seorang anggota KKB tewas di sekitar Kampung Wuloni, yang letaknya relatif cukup jauh dari Ilaga.

"Lokasi kontak senjata jauh dari Ilaga dan anggota berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk dokumen dan bendera Bintang Kejora," kata Fakhiri.

Ketika ditanya apakah satgas sudah menguasai markas KKB di kawasan itu, Kapolda Papua mengatakan, "Belum sepenuhnya dikuasai. Namun, anggota sudah melakukan penyekatan."

Ia melanjutkan, "Yang pasti kami berupaya agar KKB tidak masuk Ilaga, kemudian memisahkan mereka dari masyarakat."

Kapolda menegaskan bahwa pada saat ini seluruh anggota Satgas Nemangkawi bersiaga. Kontak senjata antara Satgas Nemangkawi dan KKB dilaporkan menewaskan Lesmin Waker.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kkb

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top