Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelombang Ketiga Covid-19 Ancam Kanada, Alberta Perketat Pembatasan

Kanada saat ini memiliki tingkat infeksi yang lebih tinggi daripada Amerika Serikat. AS telah meluncurkan program vaksinasi selama gelombang ketiga wabah Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  10:23 WIB
Ilustrasi - Polisi Toronto berjaga di Trinity Bellwoods Park saat pemerintah provinsi bersiap untuk fase selanjutnya pembukaan kembali dari pembatasan akibat wabah penyakit virus Corona (COVID-19) di Toronto, Ontario, Kanada, Minggu (24/5/2020). - Antara/Reuters/Carlos Osorio
Ilustrasi - Polisi Toronto berjaga di Trinity Bellwoods Park saat pemerintah provinsi bersiap untuk fase selanjutnya pembukaan kembali dari pembatasan akibat wabah penyakit virus Corona (COVID-19) di Toronto, Ontario, Kanada, Minggu (24/5/2020). - Antara/Reuters/Carlos Osorio

Bisnis.com, OTTAWA - Gelombang ketiga pandemi Covid-19 sedang mengancam sistem rumah sakit di wilayah Kanada.

Mengatasi hal itu, Alberta, salah satu provinsi di Kanada memilih untuk meningkatkan pembatasan.

Tujuannnya hanya satu, yakni menahan penyebaran Covid-19 karena gelombang ketiga pandemi mengancam sistem rumah sakit dalam beberapa pekan. Begitu disampaikan Gubernur Alberta Jason Kenney pada Selasa (4/5/2021) waktu setempat.

Langkah-langkah yang lebih ketat termasuk membatasi sekolah dengan mengadakan pembelajaran secara daring. Tempat-tempat kerja yang mengalami wabah Covid-19 diperintahkan tutup selama 10 hari.

Selain itu, salon juga ditutup, dan restoran diizinkan menawarkan layanan bawa pulang saja atau take away. Jumlah orang yang diizinkan hadir di pemakaman dan kegiatan keagamaan juga dikurangi.

Alberta adalah pusat industri energi Kanada. Wilayah ini tercatat memiliki tingkat kasus Covid-19 per kapita tertinggi di negara tersebut. Alberta mengikuti Ontario dan Quebec dalam meningkatkan aturan pembatasan.

"Jika Anda bisa tinggal di rumah, tolong tetap di rumah," kata Kenney dalam konferensi pers.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Selasa (4/5) mengatakan bahwa pemerintah federal menawarkan bantuan apa pun yang dibutuhkan untuk mengendalikan situasi dan menjaga keamanan warga Alberta.

Langkah-langkah pembatasan yang lebih ketat di Alberta dilakukan pada hari yang sama saat Menteri Pariwisata Kanada Melanie Joly mengatakan negaranya bekerja sama dengan mitra internasional untuk mengembangkan sertifikasi vaksin standar untuk perjalanan.

Kanada saat ini memiliki tingkat infeksi yang lebih tinggi daripada Amerika Serikat. AS telah meluncurkan program vaksinasi selama gelombang ketiga wabah Covid-19.

Kanada sejauh ini telah menginokulasi penuh hanya 3 persen dari hampir 38 juta penduduknya. Lebih dari 34 persen warga Kanada telah menerima dosis pertama vaksin Covid, dan jutaan dosis vaksin datang setiap minggu.

"Jelas seiring dengan vaksinasi yang sedang diluncurkan, kita akan memposisikan diri sebagai negara tujuan yang aman," kata Joly dalam wawancara telepon setelah menghadiri pertemuan virtual dengan rekan-rekan G20-nya pada hari sebelumnya.

Perbatasan darat Kanada dengan Amerika Serikat telah ditutup untuk perjalanan yang tidak penting sejak Maret 2020. Mereka yang tiba dengan pesawat harus menjalani tes Covid dan dikarantina sendiri.

Gelombang ketiga wabah Covid-19 yang melanda Kanada telah meredupkan harapan maskapai penerbangan dan sektor pariwisata untuk memperbarui perjalanan pada musim panas tahun ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit kanada Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top