Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 India Terus Melonjak, Taiwan Kirim Ratusan Tabung Oksigen

Saat India kekurangan ranjang rumah sakit dan oksigen untuk kegunaan medis, sementara jumlah kasus baru harian melampaui 400.000 pada Sabtu.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  08:49 WIB
Tenaga medis berupaya menyelamatkan pasien di tengah serangan gelombang kedua Covid-19 di India -  Express Photo by Amit Chakravarty
Tenaga medis berupaya menyelamatkan pasien di tengah serangan gelombang kedua Covid-19 di India - Express Photo by Amit Chakravarty

Bisnis.com, JAKARTA - Taiwan menyediakan perangkat oksigen medis sebagai bantuan darurat untuk India. Saat ini sistem layanan kesehatan India tengah menghadapi tekanan keras akibat lonjakan kasus virus Corona.

Dilansir NHK Jepang, Senin (3/5/2021), otoritas Taiwan mengatakan mereka telah mengirim 150 konsentrator oksigen dan 500 tabung oksigen ke India. Pengiriman bantuan menggunakan penerbangan kargo pada Minggu (2/5/2021).

Saat India kekurangan ranjang rumah sakit dan oksigen untuk kegunaan medis, sementara jumlah kasus baru harian melampaui 400.000 pada Sabtu.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan negerinya memiliki kemampuan dan kesediaan untuk berkontribusi kepada masyarakat internasional. Taiwan akan terus berbagi pengalamannya dalam memerangi virus itu serta menawarkan pasokan medis.

Taiwan belum dapat bergabung ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan badan-badan internasional lain akibat penolakan dari China.

Taiwan tampaknya berharap bantuan kemanusiaan terbaru ini akan membantu meningkatkan kehadirannya di masyarakat internasional.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india taiwan Virus Corona
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top