Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Angka Pengangguran Jepang Turun pada Maret 2021

Pada awal tahun atau Januari 2021, sekitar 80.100 orang diketahui telah kehilangan pekerjaan atau akan kehilangan pekerjaan di Jepang. Namun, angka sesungguhnya diyakini bahkan lebih tinggi dari itu karena data kementerian hanya mencakup kasus yang tercatat oleh otoritas ketenagakerjaan serta pusat-pusat penempatan kerja.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 01 Mei 2021  |  10:14 WIB
Bendera Jepang - Istimewa
Bendera Jepang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa angka pengangguran Jepang pada bulan Maret 2021 turun ke tingkat bulan April tahun lalu.

Melansir Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK) pada Sabtu (1/5/2021), Kementerian Dalam Negeri Jepang mengatakan angka pengangguran yang disesuaikan musim adalah 2,6 persen, turun dari 2,9 persen pada bulan Februari.

Jumlah orang yang menganggur bertambah selama 14 bulan berturut-turut.

Kementerian itu juga merilis angka pengangguran untuk tahun fiskal yang berakhir bulan Maret. Angka itu berada pada 2,9 persen, naik dari 2,3 persen pada tahun sebelumnya.

Ini adalah pertama kalinya angka itu memburuk dibandingkan tahun sebelumnya sejak tahun 2009, menyusul krisis keuangan global.

Pada awal tahun atau Januari 2021, sekitar 80.100 orang diketahui telah kehilangan pekerjaan atau akan kehilangan pekerjaan di Jepang. Namun, angka sesungguhnya diyakini bahkan lebih tinggi dari itu karena data kementerian hanya mencakup kasus yang tercatat oleh otoritas ketenagakerjaan serta pusat-pusat penempatan kerja.

Hingga 25 Desember 2020, hampir 17.000 orang kehilangan pekerjaan di bidang manufaktur. Sebanyak 11.000 lainnya berasal dari industri restoran. Sementara itu, lebih dari 10.000 orang di bidang ritel dinyatakan kehilangan pekerjaan dan 9.600 orang dari industri perhotelan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top