Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terhambat Ketersediaan SDM

Pemerintah Jepang menargetkan vaksinasi Covid-19 bagi lansia rampung pada akhir Juli 2021.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 30 April 2021  |  06:36 WIB
Ilustrasi - Staf medis berpartisipasi dalam pelatihan vaksinasi virus Corona di Osaka, Minggu (28/2/2021)./Antara - The Yomiuri Shimbun/Takayuki Hamai
Ilustrasi - Staf medis berpartisipasi dalam pelatihan vaksinasi virus Corona di Osaka, Minggu (28/2/2021)./Antara - The Yomiuri Shimbun/Takayuki Hamai

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah kota di Jepang kesulitan menuntaskan program vaksinasi Covid-19 bagi lansia sesuai target lantaran kekurangan tenaga profesional.

Seperti diketahui, pemerintah Jepang telah menargetkan vaksinasi Covid-19 bagi lansia rampung pada akhir Juli 2021.

Mengutip Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK), Jumat (30/4/2021), seorang sumber di lingkup Pemerintahan Negeri Sakura mengatakan beberapa kota mengalami kekurangan tenaga kesehatan profesional.

Beberapa pemerintah kota menyatakan akan menuntaskan vaksinasi bagi para lansia pada Agustus atau setelahnya. Kementerian Dalam Negeri Jepang diketahui juga sudah bertanya kepada pemerintah kota terkait kesanggupan untuk mempercepat jadwalnya.

Sementara itu, Pemerintah Jepang mencatat pada Kamis (29/4/2020) penambahan jumlah kasus baru Covid-19 di negara tersebut mencapai 5.918 kasus. Dengan demikian total kasus terkonfirmasi di Jepang tercatat sebanyak 589.042 kasus.

Adapun, jumlah kasus meninggal dunia bertambah 78 orang atau total keseluruhan mencapai 10.217 orang.

Pemerintah Metropolitan Tokyo mengonfirmasi 1.027 kasus baru virus korona pada Untuk pertama kali sejak 28 Januari jumlah penularan harian di ibu kota Jepang melampaui 1.000 kasus.

Angka ini naik dari 925 kasus yang dilaporkan Rabu (28/04/2021). Tokyo tengah menerapkan keadaan darurat sejak Minggu (25/04/2021) guna membendung penyebaran virus.

Sementara itu, Provinsi Osaka di Jepang barat mengonfirmasi 1.172 kasus baru virus corona pada Kamis pekan ini . Sebanyak 44 orang meninggal akibat virus korona. Jumlah itu merupakan catatan rekor kematian tertinggi dalam satu hari bagi Provinsi Osaka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top