Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Reshuffle Kabinet Jokowi, Erick Thohir: Saya Siap Diangkat, Siap Dicopot

Reshuffle kabinet seperti halnya pemilihan jajaran dewan komisaris dan direksi di perusahaan-perusahaan BUMN.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 15 April 2021  |  20:19 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. - Antara
Menteri BUMN Erick Thohir. - Antara

Bisnis.com, LAMPUNG - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tidak terlalu cemas terhadap rencana reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Erick mengatakan, reshuffle kabinet seperti halnya pemilihan jajaran dewan komisaris dan direksi di perusahaan-perusahaan BUMN.

Menurut dia, ketika dipilih untuk menjalankan tugas, ada suatu kepercayaan yang diberikan, dan harus dijalankan sesuai dengan kriteria penilaian yang ditetapkan.

"Tentu sama, saya sebagai pembantu presiden saya siap diangkat, saya siap dicopot. Reshuffle hak prerogatif presiden, kenapa presiden melakukan hal itu? Bukan karena kemauan presiden sendiri, tapi tentu kebaikan untuk rakyatnya supaya pada masa pemerintahan ini penugasan-penugasan yang dilakukan itu harus ada hasilnya untuk rakyat itu sendiri," katanya di Teluk Semangka, Lampung, Kamis (15/4/2021).

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memastikan Jokowi bakal mengocok ulang atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju pada pekan ini. 

Ngabalin beralasan Jokowi telah berembug dengan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu ihwal rencana reshuffle tersebut menyusul persetujuan DPR RI terkait usulan pemerintah untuk merobak sejumlah kementerian lewat sidang paripurna pekan lalu. 

“Pasti ada reshuffle karena DPR telah menyetujui usulan yang telah disampaikan Pak Presiden lewat surat beliau tanggal 30 Maret kemarin tentang penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi,” kata Ngabalin melalui sambungan telepon kepada Bisnis, Selasa (13/4/2021).

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat akhir pekan lalu menyetujui Surat Presiden No. R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian. 

Salah satu isinya terkait pembentukan Kementerian Investasi, di mana kementerian baru ini akan mengambil alih beberapa tugas Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Reshuffle Kabinet erick thohir
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top