Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Reshuffle Kabinet, Andi Gani: Saya Lebih Nyaman di Luar Kabinet

Andi mengaku akan memilih berada di luar pemerintah apabila dia kembali ditawari jabatan di kabinet.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 14 April 2021  |  19:00 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri), Menteri Ketenagakerjaaan saat itu Hanif Dhakiri (kedua kanan), Plt Gubernur Banten Nata Irawan (kanan), dan Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Andi Gani Nena Wea melakukan penekanan tombol tanda dimulainya pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami), di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017). - Antara/Muhammad Iqbal
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri), Menteri Ketenagakerjaaan saat itu Hanif Dhakiri (kedua kanan), Plt Gubernur Banten Nata Irawan (kanan), dan Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Andi Gani Nena Wea melakukan penekanan tombol tanda dimulainya pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami), di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017). - Antara/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Komisaris PT Pembangunan Perumahan (PP) Andi Gani Nena Wea menegaskan lebih nyaman berada di luar kabinet Indonesia Maju.

Pernyataan itu disampaikan usai Andi ke Istana Presiden, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Kepada awak media dia mengaku lebih nyaman berada di luar Istana untuk memberi masukan kepada Presiden.

"Saya tegaskan pada waktu penyusunan kemarin saya diminta masuk kabinet itu, saya menyatakan hari ini ya, tetapi saya menyampaikan kepada Presiden bahwa saya lebih baik berada di posisi saya sekarang sebagai Presiden Komisaris  BUMN PT PP dan Presiden Buruh," katanya, Rabu (14/4/2021).

Saat di Istana Andi tidak menyebutkan apakah dirinya berjumpa langsung dengan Presiden. Dia hanya mengatakan bertemu dengan pemerintah membahas tentang tunjangan hari raya para buruh.

Pada kesempatan itu Andi meminta pemerintah untuk membentuk Satgas THR yang diisi tiga pihak yaitu pemerintah, pengusaha dan buruh.

Selama ini Satgas hanya diisi kalangan pemerintah. Langkah pelibatan buruh dan pengusaha akan memberikan keseimbangan dalam pengambilan kebijakan.

Terkait reshuffle, Andi mengaku akan memilih berada di luar pemerintah apabila dia kembali ditawari jabatan di kabinet. Walau begitu, ia menghargai apapun keputusan Jokowi.

"Saya akan menjawab yang sama [kepada Presiden] akan menjawab konsisten, sudah, saya sudah menetapkan hati untuk tetap berada di luar kabinet dan lebih nyaman dan bisa menyampaikan apa pun kepada Presiden," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Reshuffle Kabinet
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top