Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Aset Tersangka Korupsi Asabri yang Belum Disita Kejagung

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menuding Kejaksaan Agung masih belum serius melakukan penyitaan aset semua tersangka perkara korupsi PT Asabri untuk pengembalian kerugian negara.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 11 April 2021  |  11:21 WIB
Aktivitas layanan nasabah di kantor PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), di Jakarta. - Bisnis/Dedi Gunawan
Aktivitas layanan nasabah di kantor PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), di Jakarta. - Bisnis/Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menuding Kejaksaan Agung masih belum serius melakukan penyitaan aset semua tersangka perkara korupsi PT Asabri untuk pengembalian kerugian negara.
 
Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan bahwa Kejaksaan Agung harus berhasil menutup kerugian negara sebesar Rp23,71 triliun yang telah dirampok oleh para tersangka kasus korupsi PT Asabri.
 
Boyamin mengklaim bahwa pihaknya juga sudah membantu tim penyidik Kejaksaan Agung untuk menemukan aset para tersangka korupsi Asabri.
 
"Saya sudah berikan daftar asetnya kepada tim penyidik Kejaksaan Agung, tinggal tunggu niat mereka saja, mau serius atau tidak menutup kerugian negara dalam kasus korupsi PT Asabri," tuturnya, Minggu (11/4).
 
Menurut Boyamin beberapa aset yang sampai kini belum disentuh oleh tim penyidik Kejagung ada di daerah Boyolali, Solo dan DI Yogyakarta. Boyamin mendesak agar Kejaksaan Agung mengecek aset di lokasi tersebut.
 
"Di Boyolali masih ada beberapa yang belum disita, lalu di Solo juga dan ada juga itu pabrik pemecah batu di Yogyakarta yang belum disita penyidik," katanya.
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi kejagung
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top